Meski Lawan Politik, Prabowo Tetap Hormati Megawati

Senin, 02 Juni 2014 - 19:35 WIB
Meski Lawan Politik,...
Meski Lawan Politik, Prabowo Tetap Hormati Megawati
A A A
JAKARTA - Meskipun menjadi rival politik pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, Prabowo Subianto tetap menghormati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan rasa hormat Prabowo itu ditunjukan saat pengundian nomor urut capres di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu 1 Juni 2014 lalu.

Saat itu, kata Hashim, Prabowo langsung memberi salam dan hormat kepada Megawati. "Pak Prabowo masuk ke Gedung KPU langsung beri hormat ke Ibu Mega," ujar Hashim di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (2/6/2014).

Sekadar diketahui, saat itu Capres Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saling bertemu. Prabowo yang datang belakangan langsung menghampiri Mega dan memberikan salam hormat kepada mantan capresnya pada Pilpres 2009 itu.

Dia mengatakan, tidak hanya dengan Megawati, Prabowo juga tampak akrab dengan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK), yang merupakan pesaingnya di Pilpres 2014.

Saat itu Prabowo bersalaman akrab dan cium pipi kanan dan kiri dengan Jokowi saat bertemu di Gedung KPU dalam proses pengundian nomor urut capres dan cawapres.

"Pak Prabowo jabat tangan Jokowi-JK. Beliau menghormati lawan politiknya. Walaupun lawan tapi menghormati," ujar Hashim.

Sekedar diketahui, hubungan Prabowo dan Megawati sempat tegang saat Kubu Partai Gerindra menuding PDIP melanggar perjanjian Batu Tulis dengan mencalonkan Jokowi sebagai Presiden.

Dalam perjanjian itu, menurut versi Partai Gerindra, Megawati berjanji akan mendukung Prabowo sebagai capres di Pilpres 2014, bukan justru mencalonkan Jokowi.

Sementara versi PDIP, perjanjian itu sudah tidak berlaku. Sebab perjanjian itu dibuat dan berlaku jika pasangan Megawati dan Prabowo sukses menjadi presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2009. Namun kenyataannya, Mega-Prabowo kalah dengan pasangan SBY-Boediono kala itu.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved