Komitmen Hatta untuk Perkembangan Pasar Tradisional

Senin, 02 Juni 2014 - 03:32 WIB
Komitmen Hatta untuk...
Komitmen Hatta untuk Perkembangan Pasar Tradisional
A A A
JAKARTA - Cawapres Hatta Rajasa berjanji melindungi pasar tradisional dari serbuan pasar modern seperti supermarket maupun mini market.

Hal itu diungkapkan Hatta Radjasa saat mendampingi istrinya, Okke Rajasa berbelanja di pasar tradisional Pasar Santa, Jakarta Selatan.

Menurut Hatta, izin pendirian pasar modern berada pada provinsi. Meski demikian, pemerintah pusat bisa melakukan revisi peraturan yang membatasi laju gerak pasar modern.

“Saya Insyaallah akan melindungi pasar tradisional. Tak boleh ada lagi supermarket yang dekat dengan pemukiman dan pasar tradisional," kata Hatta di Jakarta, Minggu 1 Juni 2014.

"Ini perlu penyelarasan sejumlah aturan, dan saya bersama Pak Prabowo bertekad untuk menyelamatkan pasar kecil dan menengah,” imbuhnya.

Mantan Menko Perekonomian ini menjelaskan, modernisasi pasar tradisional yang kerap kali menyulitkan kembalinya pedagang lama harus diakhiri.

Dia optimistis bisa melakukan pembenahan bila terpilih sebagai presiden dan wakil presiden bersama Prabowo Subianto.

“Saya paham betul problem ibu dan semua saudara-saudara di pasar ini. Saya sama dengan ibu, berjuang dan bekerja sejak kecil. Kita harus optimis,” ujarnya.

Pedagang ayam Pasar Santa Juriyah mengatakan, jika Pasar Santa yang sebelumnya ramai kini berubah menjadi sepi sejak maraknya pasar modern.

“Pak Hatta, dulu pasar Santa ramai, tapi sekarang sepi, karena banyaknya supermarket dan minimarket modern. Gimana Pak?”, tanyanya polos.

“Saya yakin Pak Hatta bisa mengatasi masalah pasar yang banyak. Saya doakan. Bu Okke adalah tetangga saya, tinggal di Fatmawati,” jelasnya.

Okke Radjasa mengaku, sering pergi ke Pasar Santa. Namun, semenjak tinggal di kompleks Widya Chandra dirinya jarang lagi berkunjung ke pasar tersebut.

“Saya hendak bernostalgia sekaligus belanja bulanan. Saya lebih senang berbelanja di pasar tradisional karena suasananya khas. Bisa lihat macem-macem, dan bisa ditawar”, tambahnya.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved