Hasyim dan Khofifah Lebih Berpengaruh di NU

Sabtu, 31 Mei 2014 - 17:45 WIB
Hasyim dan Khofifah...
Hasyim dan Khofifah Lebih Berpengaruh di NU
A A A
JAKARTA - Hasil survei yang dirilis Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan mayoritas warga NU lebih memilih pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusu Kalla (JK) ketimbang Prabowo Subianto-Hatta Rajasa jika Pilpres digelar pada saat survei dilakukan.

Temuan LSI tersebut menurut pengamat politik dari Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti menandakan bahwa faktor Hasyim Muzadi dan Khofifah Indar Parawansa selaku pendukung Jokowi-JK secara kultural dan lebih berpengaruh dibandingkan Said Aqil Siradj dan Mahfud MD yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta.

“Ada tiga hal yang membuat mengapa Hasyim Muzadi dan Khofifah terlihat lebh berpengaruh secara poltk dibandingkan Said-Mahfudz. Setidaknya melalui surve itu,” kata Ray, kepada wartawan, Sabtu (31/5/2014).

Hal pertama, menurut Ray, bagaimanapun Hasyim adalah mantan Ketua Umum PBNU selama dua priode. Wibawa dan ketokohan Hasyim terus terpelihara dengan baik hingga sekarang. Bahkan pada tingkat tertentu, kata dia, penerimaan kultural warga NU terhadap Hasyim terlihat tak tergerus sampai sekarang.

“Komunikasi beliau dengan basis-basis kiai, ulama dan cendekiawan NU tetap terpelihara dengan baik. Efeknya tentu pada sikap poltik warga nahdhiyin. Saat yang sama, figur Khofifah bagi warga fatayat NU tentu menonjol. Untuk saat ini, Khofifah seperti figur fatayat NU yang terlihat dominan. Di barisan inilah, perempuan (fatayat) warga NU berdiri mengikuti alur pilihan politik Khofifah,” jelasnya.

Hal kedua, kata dia, Said Aqil sekalipun sebagai Ketua Umum PBNU, tetapi terlihat tidak punya pengaruh kultural yang signifikan bagi warga NU. Kharismanya, kata dia, tak terlalu kuat melampaui kharisma Hasyim.

“Lebh-lebih dukungan Said ke Prabowo lebih sebagai sikap pribadi dari pada sikap organisasi. Di saat yang sama, Said terlihat tidak mengomunikasikan pilihan politknya ke basis-basis NU,” ujarnya.

Sementara Mahfud MD kenapa tidak berpengaruh karena memang tak memiliki basis yang berakar di NU. Pintu masuk Mahfud ke lingkungan NU banyak melalui PKB, yang justru saat ini ditinggalkannya demi pasangan Prabowo. “Sudah dapat dibaca apa efek dua tokoh ini ke warga NU,” tukasnya.

Ketiga, lanjut dia, kemampuan Hasyim Muzadi dan Khofifah mengkomunikasikan pilihan-pilihan politk mereka ke warga NU tentu menjadi salah satu faktor. Berbeda dengan Said, kata Ray, dua tokoh ini menjelaskan secara terbuka argumen-argumen mereka memilih pasangan Jokowi-JK. Selain karena alasan-alasan umum, penjelasan mereka berdua bahwa JK adalah kader NU sangat membantu penerimaan warga NU atas Jokowi-JK.

“Di sini politik asosiasi jadi terlihat. Sementara di pasangan Prabowo-Hatta, asosiasi itu bukan saja sulit dijelaskan tapi mungkin dilihat bertolak belakang dari ke NU-an. Di sini, Said dan Mahfud dilihat bukan sebagai representasi NU. Tapi sebagai pribadi yang memiliki hubngan dengan NU. Kiranya inilah yang membuat mengapa Hasyim Muzadi dan Khofifah terlihat lebh berpengaruh secara politik dibandingkan Said-Mahfud," tutur Ray.

Seperti diketahui, dalam survei LSI pasangan Jokowi-JK unggul di empat komunitas pemilih yakni komunitas NU, petani, buruh, dan ibu rumah tangga. Sementara Prabowo-JK hanya unggul di komunitas Muhammadiyah.
(hyk)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Kaesang Nyaleg di Dapil...
Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Ujian Pengaruh Jokowi di Kandang Banteng PDIP
Herti Sastra Munthe...
Herti Sastra Munthe Siap Terapkan Hasil Bimtek Perindo di Deli Serdang
Kawal Ketat APBD, Legislator...
Kawal Ketat APBD, Legislator Partai Perindo Lombok Barat Dapat Apresiasi dari Angela Tanoesoedibjo
PBNU Minta Jaksa Agung...
PBNU Minta Jaksa Agung Tak Kendur Berantas Korupsi meski Diterpa Kasus Jampidsus
Wabup Maluku Tengah...
Wabup Maluku Tengah Sebut Bimtek Perindo Jadi Ajang Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved