Jika Platform Cocok, Demokrat Siap Koalisi ke Prabowo-Hatta
Jum'at, 30 Mei 2014 - 22:26 WIB
Jika Platform Cocok, Demokrat Siap Koalisi ke Prabowo-Hatta
A
A
A
JAKARTA - Meski telah menyatakan netral, Partai Demokrat tidak memilih sebagai partai yang golput. Bahkan Demokrat membuka kemungkinan berkoalisi dengan pasangan Prabowo-Hatta.
"Jika ada kecocokan platform pembangunan, ada kemungkinan Partai Demokrat akan memberikan dukunganya kepada pasangan Prabowo-Hatta pada pilpres yang akan datang," kata Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo di Jakarta, Jumat (30/5/2014).
Namun Pramono Edhie mengaku masih menunggu keputusan partai, meskipun sudah ada beberapa peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat yang telah menyatakan dukunganannya kepada pasangan capres/cawapres tertentu.
"Sebagai kader Partai Demokrat saya akan tetap menunggu arahan dari Partai," imbuhnya.
Mengenai kabar yang menyebut Demokrat mengundang pasangan capres-cawapres, dia membantahnya. Menurutnya, partainya tidak pernah mengundang Capres/Cawapres termasuk pasangan Jokowi-Jusuf Kalla untuk memaparkan visi-misi.
"Partai Demokrat tidak mengirim undangan ke pihak manapun untuk pemaparan visi-misi nya," tegasnya.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini tidak menampik diundang pasangan capres/cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang didukung oleh enam partai politik. Menurutnya, Prabowo-Hatta ingin memaparkan visi-misi kepada partai Demokrat.
"Tapi benar bahwa Partai Demokrat diundang pasangan Prabowo-Hatta untuk mendengarkan pemaparan visi-misi pembangunan pasangan capres/cawapres ini," tukasnya.
"Jika ada kecocokan platform pembangunan, ada kemungkinan Partai Demokrat akan memberikan dukunganya kepada pasangan Prabowo-Hatta pada pilpres yang akan datang," kata Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo di Jakarta, Jumat (30/5/2014).
Namun Pramono Edhie mengaku masih menunggu keputusan partai, meskipun sudah ada beberapa peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat yang telah menyatakan dukunganannya kepada pasangan capres/cawapres tertentu.
"Sebagai kader Partai Demokrat saya akan tetap menunggu arahan dari Partai," imbuhnya.
Mengenai kabar yang menyebut Demokrat mengundang pasangan capres-cawapres, dia membantahnya. Menurutnya, partainya tidak pernah mengundang Capres/Cawapres termasuk pasangan Jokowi-Jusuf Kalla untuk memaparkan visi-misi.
"Partai Demokrat tidak mengirim undangan ke pihak manapun untuk pemaparan visi-misi nya," tegasnya.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini tidak menampik diundang pasangan capres/cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang didukung oleh enam partai politik. Menurutnya, Prabowo-Hatta ingin memaparkan visi-misi kepada partai Demokrat.
"Tapi benar bahwa Partai Demokrat diundang pasangan Prabowo-Hatta untuk mendengarkan pemaparan visi-misi pembangunan pasangan capres/cawapres ini," tukasnya.
(hyk)