Pilpres Harus Bisa Memberikan Edukasi Politik yang Positif
Selasa, 27 Mei 2014 - 02:01 WIB
Pilpres Harus Bisa Memberikan Edukasi Politik yang Positif
A
A
A
JAKARTA - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 tinggal menghitung hari. Dua pasangan calon presiden (capres) mulai mempersiapakan segala cara untuk memenangkan pertarungan yang digelar 9 Juli 2014 mendatang.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite National Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Taufan EN Rotorasiko mengatakan, perhelatan kedua capres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK tidak akan sukses jika dalam pesta demokrasi nanti terjadi perpecahan. Maka itu, dia berharap, Pilpres 2014 berjalan damai dan lancar.
"Pilpres hanya tinggal menghitung hari. Mari kita ciptakan pemilu damai untuk kesuksesan Pilpres 2014 mendatang. Jangan sampai ada perpecahan di dalam pesta demokrasi nanti," harap Taufan kepada wartawan di Jakarta, Senin 26 Mei 2014.
Taufan mengatakan, pesta demokrasi yang diadakan tiap lima tahun sekali ini banyak mengundang animo masyarakat. Tetapi sayang, jika pemilu itu hanya dijadikan ajang untuk menyudutkan satu sama lain.
"Persainganya sangat sengit. Tapi harus tetap bisa memberikan kualitas pemimpin yang baik, positif dan mengedukasi masyarakat," ujarnya.
Meski demikian, Taufan menegaskan, pihaknya tidak mendukung salah satu capres yang bertarung pada Pilpres 2014 mendatang. Karena, sebagai organisasi kepemudaan pihaknya mesti bisa bersikap netral.
"Tidak (kita tidak mendung salah satu capres), kita netral saja," katanya.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite National Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Taufan EN Rotorasiko mengatakan, perhelatan kedua capres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK tidak akan sukses jika dalam pesta demokrasi nanti terjadi perpecahan. Maka itu, dia berharap, Pilpres 2014 berjalan damai dan lancar.
"Pilpres hanya tinggal menghitung hari. Mari kita ciptakan pemilu damai untuk kesuksesan Pilpres 2014 mendatang. Jangan sampai ada perpecahan di dalam pesta demokrasi nanti," harap Taufan kepada wartawan di Jakarta, Senin 26 Mei 2014.
Taufan mengatakan, pesta demokrasi yang diadakan tiap lima tahun sekali ini banyak mengundang animo masyarakat. Tetapi sayang, jika pemilu itu hanya dijadikan ajang untuk menyudutkan satu sama lain.
"Persainganya sangat sengit. Tapi harus tetap bisa memberikan kualitas pemimpin yang baik, positif dan mengedukasi masyarakat," ujarnya.
Meski demikian, Taufan menegaskan, pihaknya tidak mendukung salah satu capres yang bertarung pada Pilpres 2014 mendatang. Karena, sebagai organisasi kepemudaan pihaknya mesti bisa bersikap netral.
"Tidak (kita tidak mendung salah satu capres), kita netral saja," katanya.
(mhd)