Udar Ngaku Ayahnya Ajudan Jenderal Ahmad Yani

Jum'at, 23 Mei 2014 - 22:43 WIB
Udar Ngaku Ayahnya Ajudan...
Udar Ngaku Ayahnya Ajudan Jenderal Ahmad Yani
A A A
JAKARTA - Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan TransJakarta dan BKTB pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta tahun 2013, Udar Pristono, angkat bicara mengenai kekayaannya yang mencapai Rp26,05 miliar.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta ini mengklaim semua kekayaannya itu didaptkan dari cara yang halal. Maka itu, dia berani mempertanggungjawabkan kekayaannya itu.

"Bapak saya kan bukan datang dari Jawa sana. Dulu dia (Bapak saya) salah satu ajudan Jenderal Ahmad Yani," ujar Udar Pristono saat ditemui di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (23/5/2014) malam.

Dia pun mengaku dari dulu sudah tinggal di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. "Lagipula kan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tiap tahun naik," kata Udar.

Terlebih, lanjut dia, istrinya pun memiliki warisan. "Istri saya juga punya warisan. Rumah yang dia tinggali sekarang itu sudah dari dulu," tuturnya.

Di samping itu, kata dia, ditambah lagi pendapatannya dari gaji sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semejak lama.

Hal senada juga dikatakan oleh kuasa hukumnya, Razman Arif. "Beliau (Udar) punya mertua, punya orang tua, itu ada peninggalan, rinciannya kalau kalian perlu dicatat," tutur Razman di kesempatan yang sama.

Sekadar informasi, Udar berada di Gedung MK bersama Razman. Udar mengaku, kehadirannya untuk menemui pengacara Eggy Sudjana. Mereka tiba saat MK menggelar sidang pleno pemeriksaan pendahuluan permohonan perselisihan hasil Pileg 2014 yang diajukan para calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Seperti diketahui, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) tahun 2012 nilai kekayaan Pristono adalah Rp26 miliar dan USD5 ribu atau sekitar Rp57,6 juta. Sebagian besar harta Pristono berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta, Tangerang, dan Bogor dengan nilai total Rp21 miliar.
(kri)
Berita Terkait
Khafi Maheza Tersangka...
Khafi Maheza Tersangka Keplak Sopir Bus, PT Transjakarta: Ikuti Saja Proses Hukum
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
Eggi Sudjana Minta Hakim...
Eggi Sudjana Minta Hakim Bebaskan Kliennya, Donny Saragih
Berita Terkini
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Infografis
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved