Udar Makin Nafsu Minta Kejagung Periksa Jokowi

Jum'at, 23 Mei 2014 - 21:47 WIB
Udar Makin Nafsu Minta...
Udar Makin Nafsu Minta Kejagung Periksa Jokowi
A A A
JAKARTA - Pernyataan tim kuasa hukum Jokowi Presiden 2014, Todung Mulya Lubis dan Alexander Lay yang menyatakan Capres PDIP Joko Widodo (Jokowi) siap diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) ditanggapi sinis pihak tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan TransJakarta dan BKTB pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta tahun 2013, Udar Pristono.

"Kami apresiasi dengan konferensi pers Pak Todung Mulya Lubis dengan Alexander Lay, yang mengatakan Jokowi bersedia dipanggil. Kami makin mendesak Kejaksaan Agung periksa Jokowi," ujar Kuasa Hukum Udar Pristono, Razman Arif saat ditemui di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (23/5/2014).

Menurutnya, hal itu dilakukan demi persamaan di mata hukum (equality before the law). Razman hadir bersama dengan Udar di Gedung MK.

Udar mengaku, kehadirannya di Gedung MK untuk menemui pengacara Eggy Sudjana. Mereka tiba saat MK menggelar sidang pleno pemeriksaan pendahuluan permohonan perselisihan hasil Pemiliu Legislatif (Pileg) 2014 yang diajukan para calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, nyanyian mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono membuat merah telinga Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Melalui kuasa hukumnya, Jokowi menyatakan siap jika harus diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait pengadaan bus Transjakarta berkarat.

Kuasa Hukum Jokowi, Todung Mulya Lubis menegaskan, Jokowi mndukung langkah Kejagung untuk mengungkap skandal dalam pengadaan Bus Transjakarta. Jika memang keterangan gubernur diperlukan untuk mengungkap kasus tersebut, Jokowi akan siap dipanggil Kejagung.

"Gubernur siap diperiksa Kejagung karena Jokowi merupakan warga negara yang mematuhi hukum," ujar Todung Mulya Lubis di Posko Pemenangan Jokowi 4 Presiden (JW4P) di Menteng, Jakarta, Kamis 22 Mei 2014.
(kri)
Berita Terkait
Khafi Maheza Tersangka...
Khafi Maheza Tersangka Keplak Sopir Bus, PT Transjakarta: Ikuti Saja Proses Hukum
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
Eggi Sudjana Minta Hakim...
Eggi Sudjana Minta Hakim Bebaskan Kliennya, Donny Saragih
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved