Jokowi Tipe Pemimpin yang Tak Selesaikan Tugas

Senin, 19 Mei 2014 - 21:40 WIB
Jokowi Tipe Pemimpin...
Jokowi Tipe Pemimpin yang Tak Selesaikan Tugas
A A A
DEPOK - Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) resmi berpasangan dengan calon wakil presiden (Cawapres) Jusuf Kalla. Terkait bursa pertaruhan capres dan cawapres menjelang pilpres, pemimpin masa kini semestinya meneladani gaya kepemimpinan Ratu Adil versi pahlawan Pangeran Diponegoro.

Antropolog Universitas Indonesia Boedhisantoso mengatakan, saat ini sulit untuk menerapkan kepemimpinan yang jujur, merakyat, dan adil. Para calon pemimpin saat ini tidak terlalu tulus pro rakyat dan blusukan untuk memenangkan hati rakyat terkesan palsu.

"Diponegoro masa sekarang agak sulit, kalau masa sekarang pemimpin harus akrab dengan rakyat, mengetahui penderitaan rakyat, peduli kepentingan rakyat banyak. Para calon juga berupaya memenangkan hati rakyat, seolah-olah memperhatikan," tukasnya dalam seminar di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Depok, Senin (19/5/2014).

Guru Besar Antropologi UI ini menilai, sosok Jokowi memang secara kepribadian baik, dan keinginannya memang membantu rakyat, mengentaskan kemiskinan, dan mewujudkan kemakmuran. Namun pemimpin di Indonesia jika sudah duduk di singgasana, ternyata banyak yang tidak membantu dan mendukung rakyat.

"Ayo berani bertaruh, kalau Jokowi memang kepedulian masyarakatnya sangat tinggi, dilakukan segera langsung tak tunggu-tunggu lagi, tapi kalau dia jadi presiden, tentu enggak bisa atur sendiri, pasti cari pembantu-pembantu yang bisa dipercaya, kan lebih banyak malingnya," tukasnya.

Ia khawatir, Jika Jokowi terpilih maka Jokowi tak akan menyelesaikan kepemimpinan selama lima tahun. Apalagi, lanjutnya, Jokowi tipe pemimpin yang tak pernah menuntaskan pekerjaannya.

"Di tengah jalan bisa jatuh. Jokowi itu potongannya orang yang tak menyelesaikan tugasnya. Jadi wali kota belum selesai ke Jakarta, kerja jadi gubernur belum selesai mau jadi presiden. Di tengah jalan presiden nanti tak ada lagi," tegasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved