Jelang pilpres, PBNU imbau hindari tindakan provokasi

Jum'at, 16 Mei 2014 - 12:21 WIB
Jelang pilpres, PBNU...
Jelang pilpres, PBNU imbau hindari tindakan provokasi
A A A
Sindonews.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau kepada para politikus dan pihak-pihak yang terlibat dalam kompetisi calon presiden (capres) agar menghindari tindakan atau langkah-langkah yang tidak etis dan bermoral.

"Misalnya, dengan menyebarkan fitnah tentang lawan politiknya untuk meraih kemenangan," ungkap Wakil Sekjen PBNU, Masduki Baidlowi, di Kantor PBNU, Jumat (16/5/2014).

Lebih jauh, Masduki menyesalkan tindakan sejumlah pihak yang menyebarkan foto yang tidak jelas asal-usulnya dan menuduh salah satu capres dengan nama yang identik dengan etnis dan agama tertentu.

"Misalnya, nama Joko Widodo dihubungkan dengan nama Helbertus yang menjurus ke nama Baptis untuk agama Katolik. Itu jelas sebuah kebohongan dan black campaign yang nyata. Saya tahu, Jokowi itu seorang muslim yang baik, rajin salat," kata pria yang akrab disapa Cak Duki.

Serangan politik seperti itu, lanjut Duki, adalah tindakan yang tidak etis dan tidak bermoral, jauh dari sopan santun dan tatakrama politik yang dianut bangsa Indonesia selama ini. “Silakan saja bersaing atau berkompetisi sekeras apapun, tapi jangan memfitnah, itu tindakan yang zalim,” tegasnya.

Mantan anggota DPR itu mengakui, perebutan RI 1 kali ini memang sangat ketat, tapi itu tidak berarti boleh melakukan apa saja tanpa mengindahkan etika dan sopan santun politik.

"Saya juga mengimbau kepada masyarakat khususnya warga nahdliyin agar tidak mudah terprovokasi dan langsung percaya pada berbagai isu yang disebarkan, terutama melalui sosial media yang sumbernya terkadang tidak jelas," pintanya
(kri)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
Jadwal Terbaru Libur...
Jadwal Terbaru Libur Sekolah Jelang Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved