Ulama deklarasikan dukungan Dahlan-Mahfud di Saritem

Kamis, 08 Mei 2014 - 17:20 WIB
Ulama deklarasikan dukungan...
Ulama deklarasikan dukungan Dahlan-Mahfud di Saritem
A A A
Sindonews.com - Para alim ulama yang tergabung dalam Forum Halaqoh Alim Ulama se-Jawa Barat mendeklarasikan dukungan pada Dahlan Iskan dan Mahfud MD untuk jadi pasangan capres dan cawapres.

Deklarasi dukungan oleh sekira 50 alim ulama itu dilakukan di Pondok Pesantren At-Taubah yang dulunya dikenal sebagai kawasan tempat prostitusi Saritem, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/5/2014).

Dahlan dan Mahfud dinilai kandidat yang cocok untuk memimpin Indonesia ke depan. Keduanya dipandang memiliki track record bagus. "Pak Dahlan itu siapapun tahu orangnya jujur, blak-blakan, Islami, dan dia itu bagian daripada komunitas pengajian habib-habib di Jawa Timur," kata Ketua Forum Alim Ulama, KH Abdul Azis.

Sedangkan sosok Mahfud dinilai sebagai orang yang bersih. "Siapapun tahu (Mahfud) orangnya bersih dan kebersihannya bisa dipertanggungjawabkan. Ini terbukti ketika beliau memimpin Mahkamah
Konstitusi (MK)," jelasnya.

Dipilihnya kawasan yang dulunya dikenal sebagai Saritem itu bukan tanpa alasan. Salah satunya karena kawasan Pesantren At-Taubah dulunya merupakan tempat lokalisasi.

"Kami ingin menghidupkan pesantren yang dulunya basis hitam. Sehingga dengan didatangkannya para kiai ke sini mudah-mudahan ada keberhakan khusus. Yang hitam jadi putih," ungkap Abdul.

Setelah adanya deklarasi, ia berharap ada 'keajaiban' yang mengubah peta kandidat capres dan cawapres, yaitu diusungnya Dahlan dan Mahfud oleh sejumlah parpol.

"Mudah-mudahan Allah SWT menggeser takdir sehingga dengan adanya pertemuan ini para petinggi partai itu ada perubahan pemikiran. Sehingga jadilah (Dahllan dan Mahfud) sebagai pasangan yang ideal," tuturnya.

Abdul mengatakan, hasil deklarasi itu akan segera dibawa ke Jakarta dan diserahkan ke parpol-parpol besar agar Dahlan-Mahfud dipertimbangkan untuk diusung, terutama oleh parpol berbasis Islam.

"Ini akan dibawa ke Jakarta, ke parpol besar agar jadi pertimbangan," cetusnya. Tapi ia ogah menyebut parpol mana yang akan didatangi untuk 'dibujuk' mengusung Dahlan-Mahfud.

Agus menambahkan, semua alim ulama yang hadir dalam deklarasi berasal dari perwakilan seluruh Jawa Barat. Disinggung soal adakah kontrak politik antara para alim ulama dan Dahlan-Mahfud, ia membantah.

"Selama ini kami melihat kemaslahatan Islam. Kontrak (politik dengan Dahlan-Mahfud) tidak ada. Toh di sini juga tidak ada perwakilan mereka," bantahnya.

Sementara secara umum, ia berharap kawasan Saritem benar-benar berubah wajah. Kesan tempat maksiat diharapkan segera luntur.

"Harapannya ke depan jangan dibilang Saritem lagi, tapi Saritih, sari yang putih. Harapan lainnya pesantren ini punya aura ke lingkungan sekitar sehingga kiri-kanan menjadi bersih," pungka Abdul.
(lns)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved