Pilihan Demokrat mulai dari poros baru hingga oposisi
Senin, 28 April 2014 - 13:24 WIB
Pilihan Demokrat mulai dari poros baru hingga oposisi
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat dimungkinkan untuk berkoalisi dengan partai politik (parpol) yang sudah memiliki calon presiden (capres). Hal ini merupakan salah satu opsi Partai Demokrat menghadapi pemilihan presiden (pilpres).
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua mengatakan opsi lain yang kemungkinan diambil partainya adalah membangun poros baru dengan menggandeng parpo, kelas menengah.
Misalnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN). "Kita bisa bentuk poros baru, yang mendukung apa yang kita hasilkan selama ini lewat konvensi," katanya.
Dia mengatakan, jika dua opsi itu dianggap tidak memungkinkan, pihaknya juga menyiapkan opsi terakhir yaitu menjadi oposisi. Namun, ketiga opsi itu akan dilakukan setelah melihat hasil akhir konvensi capres internal partai.
"Kita menunggu hasil komite konvensi dan survei. Lalu komite melaporkan ke majelis tinggi, kemudian majelis tinggi menggelar rapat untuk menentukan siapa yang jadi capres," tukasnya.
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua mengatakan opsi lain yang kemungkinan diambil partainya adalah membangun poros baru dengan menggandeng parpo, kelas menengah.
Misalnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN). "Kita bisa bentuk poros baru, yang mendukung apa yang kita hasilkan selama ini lewat konvensi," katanya.
Dia mengatakan, jika dua opsi itu dianggap tidak memungkinkan, pihaknya juga menyiapkan opsi terakhir yaitu menjadi oposisi. Namun, ketiga opsi itu akan dilakukan setelah melihat hasil akhir konvensi capres internal partai.
"Kita menunggu hasil komite konvensi dan survei. Lalu komite melaporkan ke majelis tinggi, kemudian majelis tinggi menggelar rapat untuk menentukan siapa yang jadi capres," tukasnya.
(kur)