Laporan dana kampanye akhir Hanura Rp374 M
Kamis, 24 April 2014 - 18:02 WIB
Laporan dana kampanye akhir Hanura Rp374 M
A
A
A
Sindonews.com - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menyerahkan laporan dana kampanye tahap ketiga atau tahap akhir kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Hal itu dikatakan Wakil Bendahara Umum (Bendum) Hanura, Beni Prananto. Hanura melaporkan dana penerimaan dan pengeluaran dana kampanye sebesar Rp374 miliar.
"Total penerimaan dari awal sampai akhir Rp374 miliar. Sumber pemasukannya dari caleg, sumbangan masyarakat, dan partai," kata Beni Prananto, di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Dia menjelaskan secara rinci, penerimaan yang bersumber dari calon anggota legislatif (caleg) sekira Rp297,14 miliar, dari perorangan Rp8 miliar dan dari partai sekira Rp69 miliar. "Pengeluaran total Rp365,7 miliar. Dari perusahaan untuk tahap ketiga enggak ada," ungkapnya.
Dari laporan yang telah diserahkan kepada KPU dan badan atau kantor akuntan publik, menurutnya, komponen terbesar untuk belanja kampanye pembuatan atribut dan peraga kampanye serta iklan kampanye.
Diketahui Rp25,6 miliar untuk biaya iklan di media cetak dan elektronik, lalu Sekira Rp26 miliar untuk atribut dan alat peraga. "Saldo masih sisa Rp8 miliar," tambahnya.
Hal itu dikatakan Wakil Bendahara Umum (Bendum) Hanura, Beni Prananto. Hanura melaporkan dana penerimaan dan pengeluaran dana kampanye sebesar Rp374 miliar.
"Total penerimaan dari awal sampai akhir Rp374 miliar. Sumber pemasukannya dari caleg, sumbangan masyarakat, dan partai," kata Beni Prananto, di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Dia menjelaskan secara rinci, penerimaan yang bersumber dari calon anggota legislatif (caleg) sekira Rp297,14 miliar, dari perorangan Rp8 miliar dan dari partai sekira Rp69 miliar. "Pengeluaran total Rp365,7 miliar. Dari perusahaan untuk tahap ketiga enggak ada," ungkapnya.
Dari laporan yang telah diserahkan kepada KPU dan badan atau kantor akuntan publik, menurutnya, komponen terbesar untuk belanja kampanye pembuatan atribut dan peraga kampanye serta iklan kampanye.
Diketahui Rp25,6 miliar untuk biaya iklan di media cetak dan elektronik, lalu Sekira Rp26 miliar untuk atribut dan alat peraga. "Saldo masih sisa Rp8 miliar," tambahnya.
(maf)