Bos Indoguna kapok kenal Elda & Fathanah
Selasa, 15 April 2014 - 14:26 WIB
Bos Indoguna kapok kenal Elda & Fathanah
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Utama (Dirut) PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman mengaku menyesal kenal dengan Ahmad Fathanah dan mantan Ketua Asosiasi Perbenihan, Elda Devianne Adiningrat.
"Itu Elda yang mulai pertamanya pak, saya menyesal. Saya menyesal juga ternyata dia (Fathanah) banyak bohong dan akhirnya dia minta maaf kemarin," kata Maria di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (15/4/2014).
Kekesalan Maria kepada Fathanah dan Elda disampaikan di depan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa kasus dugaan suap impor daging sapi.
Saat terjadi proses suap yang ditangani oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Maria mengklaim lebih banyak menghabiskan waktunya diluar negeri. Bahkan, dia juga menceritakan sistem organisasi diperusahaannya, PT Indoguna Utama.
”Saya sering ke luar negeri pak, dalam waktu 90 hari sejak kenal Elda, 54 hari saya di luar negeri. Di dalam struktur organisasi ada empat direktur yang mempunyai wewenang, kalau saya enggak ada di Indonesia, sistem sudah berjalan jadi tidak ada masalah,” ungkapnya.
Maria mengaku tak habis pikir, Elda dan Fathanah menipu PT Indoguna yang bergerak dalam bidang impor, dengan menjanjikan tambahan kuota impor daging sapi. "Dia telepon saya kemudian saya ketemu dia face to face dan dia bilang 'call me dati'," tegas Maria.
Maria Elizabeth bantah beri Rp300 juta untuk Fathanah
"Itu Elda yang mulai pertamanya pak, saya menyesal. Saya menyesal juga ternyata dia (Fathanah) banyak bohong dan akhirnya dia minta maaf kemarin," kata Maria di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (15/4/2014).
Kekesalan Maria kepada Fathanah dan Elda disampaikan di depan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa kasus dugaan suap impor daging sapi.
Saat terjadi proses suap yang ditangani oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Maria mengklaim lebih banyak menghabiskan waktunya diluar negeri. Bahkan, dia juga menceritakan sistem organisasi diperusahaannya, PT Indoguna Utama.
”Saya sering ke luar negeri pak, dalam waktu 90 hari sejak kenal Elda, 54 hari saya di luar negeri. Di dalam struktur organisasi ada empat direktur yang mempunyai wewenang, kalau saya enggak ada di Indonesia, sistem sudah berjalan jadi tidak ada masalah,” ungkapnya.
Maria mengaku tak habis pikir, Elda dan Fathanah menipu PT Indoguna yang bergerak dalam bidang impor, dengan menjanjikan tambahan kuota impor daging sapi. "Dia telepon saya kemudian saya ketemu dia face to face dan dia bilang 'call me dati'," tegas Maria.
Maria Elizabeth bantah beri Rp300 juta untuk Fathanah
(maf)