Ombudsman pantau penyelenggaraan UN di 33 provinsi

Minggu, 13 April 2014 - 16:33 WIB
Ombudsman pantau penyelenggaraan...
Ombudsman pantau penyelenggaraan UN di 33 provinsi
A A A
Sindonews.com - Lembaga negara pengawas pelayanan publik, Ombudsman Republik Indonesia melakukan pemantauan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2014 di 33 provinsi. Langkah ini diharapkan dapat menekan perilaku maladministrasi dalam pelaksanaan ujian sehingga UN 2014 dilaksanakan secara baik, tertib, dan akuntabel.

"Karena hanya dengan pelaksanaan UN yang baik, tertib dan akuntabel, tiap peserta didik dapat memperoleh hasil maksimal dan adil," ungkap Ombudsman Bidang Penyelesaian Laporan Budi Santoso dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (13/04/2014).

Menurut Budi, penyelenggaraan UN kerapkali menimbulkan kontroversi. Terutama menyangkut persoalan pencetakan dan distribusi soal/lembar jawaban, kecurangan dalam proses ujian, serta penilaian hasil UN.

Atas dasar itu, ungkap dia, selaku lembaga negara pengawas pelayanan publik, Ombudsman akan memantau setiap proses pelaksanaan UN pada jenjang SMA dan SMP sederajat di 33 provinsi.

"Proses pemantauan ini juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengadukan setiap pelanggaran dalam pelaksanaan ujian," tegas Budi.

Masyarakat yang merasa dirugikan saat penyelenggaraan UN dapat mengadukan dugaan tindak maladministrasi itu ke Kantor Ombudsman di Jalan HR Rasuna Said Kaveling C-19, Kuningan, Jakarta Selatan.

Masyarakat juga bisa menyampaikan laporan melalui telepon ke nomor: (021) 52960894-95 dan (021) 52960904-05 atau situs resmi lembaga di www.ombudsman.go.id. Bagi mereka yang berada di daerah, Perwakilan Ombudsman RI di 32 provinsi juga siap menerima laporan masyarakat.

"Kami berharap pelaksanaan UN 2014 ini akan jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, dan terhindar dari kesalahan serta penyimpangan yang merugikan siswa didik peserta UN. Mengingat tahun ini adalah tahun terakhir penyelenggaraan UN di bawah tanggung jawab Kabinet pemerintahan Presiden SBY," tandas Budi.

Baca berita:
Jangan sampai ada siswa tidak bisa ikut UN
(kri)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Eksepsinya Dikabulkan,...
Eksepsinya Dikabulkan, Dokter Tifa Nyatakan Tetap Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved