PDIP benarkan Rano terima uang dari Ratu Atut

Sabtu, 05 April 2014 - 06:05 WIB
PDIP benarkan Rano terima...
PDIP benarkan Rano terima uang dari Ratu Atut
A A A
Sindonews.com - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) menyikapi secara serius kesaksian Staf Keuangan PT BPP sekaligus Direktur PT Buana Wardana Utama Yayah Rodiah soal cek Rp1,2 miliar untuk Wakil Gubernur Banten Rano Karno dalam persidangan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Ketua DPP PDIP Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Trimedya Panjaitan mengatakan, ada sejumlah hal yang ingin disampaikan partainya. Pertama, PDIP sudah menanyakan langsung Rano Karno. Seingat Rano pada saat maju dalam pencalonan sebagai wakil gubernur 2011 pernah ada pemberian yang diterima dari Ratu Atut Chosiyah.

"Penerimaan dari Bu Atut itu ada," kata Trimedya saat dihubungi SINDO di Jakarta, Jumat 4 April 2014 malam.

Kedua, penerimaan tersebut bukan dalam kapasitas Rano sebagai Wakil Bupati Tangerang. Konteks penerimaan itu yakni calon wakil gubernur mendampingi Atut. Rano mengaku lupa berapa jumlah yang diterimanya dari kakak kandung Wawan itu.

"Kita belum tanya lagi apakah dalam bentuk tunai atau cek. Bisa saja ada berbentuk uang dan ada berbentuk alat peraga seperti baliho atau kaos atau apa gitu," tuturnya.

Ketiga, kalau penerimaan itu dalam posisi wakil bupati, maka bisa dipastikan Rano bisa kena gratifikasi. Karenanya PDIP dan Rano meyakini penerimaan dari Atut itu tidak terkait dengan dugaan suap pengurusan sengketa pemilukada di MK. Penerimaan dari Atut itu bahkan bisa dicek nanti lewat laporan pengeluaran saat Pemilukada Banten.

Trimedya mengaku belum mengetahui kapan waktu pasti penerimaan tersebut. "Mungkin setelah ditetapkan beliau sebagai calon wakil Bu Atut," tutur anggota Komisi III DPR ini.

Dikonfirmasi apakah keterangan Yayah dalam sidang Wawan tidak benar, Trimedya menuturkan, kalau itu diberikan dalam konteks gratifikasi atau suap maka jelas tidak benar.

Tetapi sekali lagi, pemberian cek Rp1,2 miliar tersebut bisa jadi dalam konteks pencalonan Rano sebagai calon wakil gubernur Banten. Menurutnya, penerimaan bantuan dalam bentuk uang dari Atut adalah hal yang wajar.

"Karena kan memang Bu Atut sangat mengharapkan Rano Karno jadi wakilnya, untuk suara di Tangerang Selatan," bebernya.

Lebih lanjut, dia berharap, kepada KPK untuk melihat fakta yang diungkap Yayah apa adanya. Fakta tersebut pun harus dilihat sesuai dengan fakta-fakta yang ditemukan.

Juga sesuai dengan alat-alat bukti yang ditemukan kemudian. Yang pasti tidak ada suap kepada Rano Karno. Sekali lagi, kalau kemudian ada yang diberikan kepada Rano Karno tentu itu konteksnya terkait pencalonan wakil gubernur 2011.

Trimedya meyakini KPK tidak akan menyeret-nyeret atau mengarah-arahkan Rano bakal dijadikan sebagai tersangka. Apalagi mengangkat penerimaan ini karena menjelang Pileg dan Pilpres 2014.

"Kita juga sudah yakin KPK tidak menyeret ini dalam kaitan menjelang 9 April ini," tandasnya.

Baca berita:
KPK punya bukti lain Rano terima Rp1,2 M
(kri)
Berita Terkait
Menkumham Serahkan 1.000...
Menkumham Serahkan 1.000 Paket Sembako-Alkes Buatan Napi
Kejari Tanggamus Tetapkan...
Kejari Tanggamus Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Alkes RSUD Batin Mangunang
Korupsi Alkes Banten...
Korupsi Alkes Banten dan TPPU, Wawan Dituntut 6 Tahun Penjara
Kasus Korupsi Alkes,...
Kasus Korupsi Alkes, Tubagus Chaeri Wardana Divonis Empat Tahun Penjara
Wawan: Saya jadi Pengusaha...
Wawan: Saya jadi Pengusaha Sebelum Atut Jadi Gubernur Banten
Bantu Tangani COVID-19,...
Bantu Tangani COVID-19, Merck Salurkan Alkes dan Ambulans
Berita Terkini
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved