Waspadai kecurangan oleh incumbent

Kamis, 03 April 2014 - 17:07 WIB
Waspadai kecurangan...
Waspadai kecurangan oleh incumbent
A A A
Sindonews.com - Praktik kecurangan masih berpotensi terjadi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Apalagi banyak incumbent atau pejabat petahana yang maju pada pemilu tahun ini.

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens mengatakan, para incumbent atau orang-orang di pucuk pimpinan lembaga negara memiliki pengaruh kekuasaan, sehingga ancaman kecurangan pada pemilu 2014 semakin terbuka lebar.

"Ancaman pemilu 2014 salah satunya adanya peluang kecurangan yang dilakukan incumbent. Hal itu terjadi karena pengaruh kekuasaan dan faktor yang memengaruhi emosional untuk kepentingan Pemilu juga sentimen keberpihakan," tutur Boni dalam siaran persnya, Kamis (3/4/2014).

Boni mengatakan, perlu proses pengawasan yang ketat dan komitmen Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengontrol kehendak kekuasaan.

"Jika dilihat dari pemilu 2004, incumbent gagal karena pucuk pimpinan tidak setia dan adanya peluang baru. Pada pemilu 2009 semua incumbent berpihak kepada penguasa, sehingga ancaman kecurangan incumbent pada pemilu 2014 sangat besar," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Bukan Cuma Kinerja Keuangan,...
Bukan Cuma Kinerja Keuangan, Ini Alasan MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards Harapkan Pemenang Kategori Bisa Hadapi Tantangan di Tengah Situasi Dinamis
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
Deteksi Dini Kanker...
Deteksi Dini Kanker Serviks, DWP BNPP RI Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Raih Bisnis Indonesia...
Raih Bisnis Indonesia Award 2026, Angela: MNC Digital Terus Berinovasi di Tengah Tantangan yang Ada
Infografis
Daftar 5 Kapolres Baru...
Daftar 5 Kapolres Baru Dilantik oleh Kapolda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved