Penyebab partai basis agama belum jadi pilihan favorit
Selasa, 01 April 2014 - 12:46 WIB
Penyebab partai basis agama belum jadi pilihan favorit
A
A
A
Sindonews.com - Lembaga Klimatologi Politik (LKP) merilis partai berbasis massa Islam, belum mampu menjadi pilihan pemilih pemula dan kalah dari partai nasionalis.
Menurut survei LKP, partai berbasis Islam memperoleh 19,2 persen suara dari pemilih pemula, sementara partai nasionalis mendapatkan 77 persen suara.
CEO LKP Usman Rachman menyampaikan, beberapa alasan mengapa partai berbasis massa Islam kalah dari partai nasionalis untuk dipilih pemilih pemula.
"Dari hasil wawancara mendalam yang dilakukan peneliti LKP ditenggarai bahwa hampir semua partai berbasis massa Islam cenderung bersifat konservatif," kata Usman dalam pemaparan hasil surveinya di Senayan, Jakarta, Selasa (1/4/2014).
Kata dia, partai Islam di mata pemilih pemula masih kurang aktif melakukan sosialisasi, untuk mendekati anak muda dan tidak pernah berada di posisi terdepan menghadirkan perubahan.
"Selain itu partai-partai Islam juga dikesankan sebagai partai kaum sarungan yang di mata anak muda dianggap kurang gaul," tuntasnya.
Menurut survei LKP, partai berbasis Islam memperoleh 19,2 persen suara dari pemilih pemula, sementara partai nasionalis mendapatkan 77 persen suara.
CEO LKP Usman Rachman menyampaikan, beberapa alasan mengapa partai berbasis massa Islam kalah dari partai nasionalis untuk dipilih pemilih pemula.
"Dari hasil wawancara mendalam yang dilakukan peneliti LKP ditenggarai bahwa hampir semua partai berbasis massa Islam cenderung bersifat konservatif," kata Usman dalam pemaparan hasil surveinya di Senayan, Jakarta, Selasa (1/4/2014).
Kata dia, partai Islam di mata pemilih pemula masih kurang aktif melakukan sosialisasi, untuk mendekati anak muda dan tidak pernah berada di posisi terdepan menghadirkan perubahan.
"Selain itu partai-partai Islam juga dikesankan sebagai partai kaum sarungan yang di mata anak muda dianggap kurang gaul," tuntasnya.
(maf)