Tuna aksara di Papua tertinggi

Minggu, 30 Maret 2014 - 22:30 WIB
Tuna aksara di Papua...
Tuna aksara di Papua tertinggi
A A A
Sindonews.com - Angka buta huruf atau tuna aksara di Provinsi Papua masih tertinggi di Indonesia. Di provinsi tersebut terdapat 675.253 orang yang tidak bisa membaca.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (Paudni) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Lydia Freyani Hawadie mengatakan, di sejumlah kabupaten di Papua jumlah populasi tuna aksara mencapai lebih 50 %. Penderita tuna aksara itu berusia antara 15 – 59 tahun.

Jika dibandingkan dengan persentase rata-rata nasional penduduk tuna aksara usia 15 – 59 tahun di Indonesia pada tahun 2011 yang berada pada angka 4,43 %, maka provinsi Papua di urutan pertama. “Jumlah penduduk tuna aksara di Papua dan Papua Barat jauh dari rata-rata nasional,” katanya, Minggu 30 Maret 2014.

Lydia mengatakan, pada 2013 lalu pemerintah mengembangkan program layanan khusus percepatan pengentasan tuna aksara di Papua dan Papua Barat. Program ini diklaim berhasil menurunkan jumlah penduduk tuna aksara menjadi 34,38 %.

Dia menjelaskan, untuk provinsi Papua Barat, pada tahun 2011 masih terdapat 32.953 orang atau 6,79 % penduduk di Papua Barat tuna aksara. Jika dibandingkan dengan provinsi Papua, jumlah ini relative kecil atau jauh di bawah Provinsi Papua karena jumlah penduduk di Papua Barat lebih kecil dibandingkan Provinsi Papua. Pada tahun 2013 jumlah penduduk tuna aksara di provinsi Papua Barat turun menjadi 5,23 %.

Lydia mengatakan, dalam upaya percepatan penuntasan tuna aksara khususnya di kabupaten yang terindikasi sebagai kantong-kantong tuna aksara di Provinsi Papua yaitu di Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Yahukimo, Puncak Jaya, Tolikara, Paniai, Nduga, Pegunungan Bintang, Deiya, Yalimo, Asmat, Dogiyai, Intan Jaya, dan Memberamo Tengah.

Sementara di Papua Barat, sejumlah kabupaten yang mendapat perhatian antara lain Manokwari, Teluk Bintuni, Sorong, Sorong Selatan dan Kota Sorong membutuhkan komitmen serius pemerintah pusat dan Daerah.
(dam)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Indonesia Darurat Korupsi,...
Indonesia Darurat Korupsi, Senator Filep Desak RUU Perampasan Aset Disahkan
4 Kombes Pol Dimutasi...
4 Kombes Pol Dimutasi Jadi Penyidik Kortas Tipidkor pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved