Gedung Pileg di Sumba Barat terancam tertunda
Jum'at, 28 Maret 2014 - 23:08 WIB
Gedung Pileg di Sumba Barat terancam tertunda
A
A
A
Sindonews.com - Gedung KPUD Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hangus dibakar sekelompok orang. Logistik Pemilu Legislatif (Pileg) seperti surat suara dan formulir ludes dilalap api.
Hingga kini penyebab peristiwa ini masih ditelusuri. Namun, kuat dugaan kebakaran ini dilakukan oleh oknum atau kelompok tertentu yang tidak puas dengan rentetan kekisruhan pasca Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati setempat yang hingga kini seakan tak berujung itu.
Informasi yang diperoleh Sindonews dari Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Kabupaten SBD Johanes Tende membenarkan terjadinya peristiwa itu.
”Informasi yang saya peroleh. Kebakaran terjadi sekira pukul 14.30 Wita, seluruh logistik yang berbahan kertas seperti formulir dan surat suara yang telah dilipat dan dikemas ludes terbakar. Yang berhasil diselamatkan adalah sejumlah bilik dan kota suara yang kini telah diamankan di Polsek Loura,” jelas Tende saat dihubungi, Jumat (28/3/2014).
Lebih jauh, dijelaskan Tende, hingga kini aparat keamanan yang dipimpin oleh Kapolres Sumba Barat diback up oleh TNI setempat terus bersiaga di TKP dan melakukan patroli.
Informasi lain juga menyebutkan, satu orang tewas sebagai rentetan dari peristiwa itu. Korban tewas ditemukan tidak jauh dari lokasi Kantor KPUD yang terbakar.
“Saya belum dapat informasi adanya korban tewas. Namun yang pasti banyak warga yang sempat menjalani pemeriksaan atau diambil keterangannya oleh aparat di Mapolsek Loura.
Kami berharap situasi ini segera teratasi, karena jika tidak bukan mustahil Pileg 2014 akan tertunda, karena sebagain besar logisti ludes dilalap api,” pungkasnya.
Hingga kini penyebab peristiwa ini masih ditelusuri. Namun, kuat dugaan kebakaran ini dilakukan oleh oknum atau kelompok tertentu yang tidak puas dengan rentetan kekisruhan pasca Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati setempat yang hingga kini seakan tak berujung itu.
Informasi yang diperoleh Sindonews dari Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Kabupaten SBD Johanes Tende membenarkan terjadinya peristiwa itu.
”Informasi yang saya peroleh. Kebakaran terjadi sekira pukul 14.30 Wita, seluruh logistik yang berbahan kertas seperti formulir dan surat suara yang telah dilipat dan dikemas ludes terbakar. Yang berhasil diselamatkan adalah sejumlah bilik dan kota suara yang kini telah diamankan di Polsek Loura,” jelas Tende saat dihubungi, Jumat (28/3/2014).
Lebih jauh, dijelaskan Tende, hingga kini aparat keamanan yang dipimpin oleh Kapolres Sumba Barat diback up oleh TNI setempat terus bersiaga di TKP dan melakukan patroli.
Informasi lain juga menyebutkan, satu orang tewas sebagai rentetan dari peristiwa itu. Korban tewas ditemukan tidak jauh dari lokasi Kantor KPUD yang terbakar.
“Saya belum dapat informasi adanya korban tewas. Namun yang pasti banyak warga yang sempat menjalani pemeriksaan atau diambil keterangannya oleh aparat di Mapolsek Loura.
Kami berharap situasi ini segera teratasi, karena jika tidak bukan mustahil Pileg 2014 akan tertunda, karena sebagain besar logisti ludes dilalap api,” pungkasnya.
(kri)