PPI minta KPK tindaklanjuti keterangan Anas

Jum'at, 28 Maret 2014 - 20:37 WIB
PPI minta KPK tindaklanjuti...
PPI minta KPK tindaklanjuti keterangan Anas
A A A
Sindonews.com - Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindaklanjuti semua informasi yang telah disampaikan Anas Urbaningrum termasuk soal DP Harrier dan soal dana fiktif Pilpres 2009.

"Semestinya KPK menilai informasi ini sebagai sesuatu yang serius," kata kata Juru Bicara PPI Mamun Murod di Markas PPI, Duren Sawit, Jakarta, Jumat (28/3/2014).

Kata dia, apa yang disampaikan Anas merupakan upaya pria asal Jawa Timur untuk membantu KPK dalam mengungkap kemungkinan adanya benang merah antara kasus bailout Bank Century dengan Pilpres 2009.

Dirinya juga menegaskan, apa yang dikatakan Anas bukan sedang membuat gosip murahan untuk menyudutkan berbagai pihak termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Anas Urbaningrum sedang menjalankan kewajibannya sebagai warga negara yang patuh terhadap hukum, yang telah dijadikan sebagai tersangka oleh KPK," pungkasnya.

Baca berita:
PPI: Anas tidak sedang buat gosip murahan
(kri)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved