KPU Jateng bakal tegur Demokrat soal doorprize
Jum'at, 28 Maret 2014 - 18:17 WIB
KPU Jateng bakal tegur Demokrat soal doorprize
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah mengingatkan kepada semua partai politik (parpol) kontestan pemilihan umum (pemilu) agar tak membagi-bagikan hadiah saat kampanye.
Tak terkecuali Partai Demokrat yang akan menggelar kampanye terbuka di PRPP Jawa Tengah, di Kota Semarang, Sabtu (29/3). Pasalnya dalam iklan di media massa tertulis saat kampanye akan dibagikan souvenir menarik.
Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Bawaslu Jawa Tengah, Teguh Purnomo, mengatakan pada prinsipnya semua partai dilarang memberikan hadiah termasuk suvenir saat kampanye.
"Pemberian doorprize seperti itu potensi tindak pidana politik uang atau money politics yang diatur dalam Pasal 301 (UU Pemilu)," katanya saat dihubungi, Jumat (28/3/2014).
Hal itu, kata Teguh, tentu dilarang. Padahal Partai Demokrat dan PDIP sebelumnya sudah pernah berkonsultasi ke Bawaslu terkait doorprize ataupun pembagian hadiah saat kampanye apakah termasuk pelanggaran atau tidak.
"Tentu kami akan mengambil tindakan (jika terjadi). Bisa jadi nanti ada pengawas di atas panggung kampanye," lanjutnya.
Pemberian semacam ini yang dimaksudkan menarik minat masyarakat untuk datang ke lokasi kampanye, kata dia, tidak mendidik secara politik.
Diketahui pada kampanye di Semarang itu akan hadir Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai juru kampanye.
Lokasinya semula di Simpanglima Semarang dipindahkan ke Lapangan Parkir Timur PRPP dengan alasan agar tak mengganggu ketertiban lalu lintas.
Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol A. Liliek Darmanto, mengatakan pihaknya sudah melakukan aneka persiapan pengamanan terkait kedatangan SBY di Semarang.
"Sudah dipaparkan oleh Kapolrestabes. Nanti akan ada sekitar 2000 personil untuk pengamanan. Karena Presiden pengamanan tetap akan kita lakukan," jelasnya.
Wakil Ketua Umum V DPP Partai Demokrat, Agus Hermanto, optimis simpatisan akan menyemut dalam kampanye itu mengingat ingin bertemu langsung dengan SBY.
Ia melarang anak - anak turut terlibat dalam kampanye itu. Juga simpatisan agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas.
Tak terkecuali Partai Demokrat yang akan menggelar kampanye terbuka di PRPP Jawa Tengah, di Kota Semarang, Sabtu (29/3). Pasalnya dalam iklan di media massa tertulis saat kampanye akan dibagikan souvenir menarik.
Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Bawaslu Jawa Tengah, Teguh Purnomo, mengatakan pada prinsipnya semua partai dilarang memberikan hadiah termasuk suvenir saat kampanye.
"Pemberian doorprize seperti itu potensi tindak pidana politik uang atau money politics yang diatur dalam Pasal 301 (UU Pemilu)," katanya saat dihubungi, Jumat (28/3/2014).
Hal itu, kata Teguh, tentu dilarang. Padahal Partai Demokrat dan PDIP sebelumnya sudah pernah berkonsultasi ke Bawaslu terkait doorprize ataupun pembagian hadiah saat kampanye apakah termasuk pelanggaran atau tidak.
"Tentu kami akan mengambil tindakan (jika terjadi). Bisa jadi nanti ada pengawas di atas panggung kampanye," lanjutnya.
Pemberian semacam ini yang dimaksudkan menarik minat masyarakat untuk datang ke lokasi kampanye, kata dia, tidak mendidik secara politik.
Diketahui pada kampanye di Semarang itu akan hadir Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai juru kampanye.
Lokasinya semula di Simpanglima Semarang dipindahkan ke Lapangan Parkir Timur PRPP dengan alasan agar tak mengganggu ketertiban lalu lintas.
Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol A. Liliek Darmanto, mengatakan pihaknya sudah melakukan aneka persiapan pengamanan terkait kedatangan SBY di Semarang.
"Sudah dipaparkan oleh Kapolrestabes. Nanti akan ada sekitar 2000 personil untuk pengamanan. Karena Presiden pengamanan tetap akan kita lakukan," jelasnya.
Wakil Ketua Umum V DPP Partai Demokrat, Agus Hermanto, optimis simpatisan akan menyemut dalam kampanye itu mengingat ingin bertemu langsung dengan SBY.
Ia melarang anak - anak turut terlibat dalam kampanye itu. Juga simpatisan agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas.
(lns)