Uang dari SBY disampaikan ke KPK 2 tahun lalu
Jum'at, 28 Maret 2014 - 14:40 WIB
Uang dari SBY disampaikan ke KPK 2 tahun lalu
A
A
A
Sindonews.com - Uang muka dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Anas Urbaningrum untuk membeli mobil Toyota Harrier bukan omong kosong.
Ketika dikonfirmasi, Anas Urbaningrum menegaskan apa yang disampaikan oleh kuasa hukumnya beberapa waktu lalu adalah suatu kebenaran.
"Loh, apa gak benernya?" kata Anas menjawab pertanyaan wartawan di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/3/2014).
Bahkan mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu menyatakan keterangan yang disampaikan oleh kuasa hukumnya sudah disampaikan langsung sejak lama kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Saya bahkan sudah menyampaikan dua tahun lalu ketika proses penyelidikan," tukasnya.
Namun dia mengaku tidak tahu pasti apakah keterangan yang pernah disampaikan itu ditindaklanjuti atau tidak oleh pihak KPK. "Saya tidak tahu apakah informasi atau data itu disampaikan penyelidik ke pimpinan atau tidak," ucapnya.
Polemik uang muka dari SBY kepada Anas Urbaningrum untuk membeli mobil itu muncul ketika Firman Wijaya selaku kuasa hukum Anas Urbaningrum mengungkapnya ke publik pada Jumat lalu. Namun, kalangan Partai Demokrat ramai-ramai langsung membantahnya.
Berita:
Istana bantah uang muka Harrier Anas dari SBY
Ketika dikonfirmasi, Anas Urbaningrum menegaskan apa yang disampaikan oleh kuasa hukumnya beberapa waktu lalu adalah suatu kebenaran.
"Loh, apa gak benernya?" kata Anas menjawab pertanyaan wartawan di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/3/2014).
Bahkan mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu menyatakan keterangan yang disampaikan oleh kuasa hukumnya sudah disampaikan langsung sejak lama kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Saya bahkan sudah menyampaikan dua tahun lalu ketika proses penyelidikan," tukasnya.
Namun dia mengaku tidak tahu pasti apakah keterangan yang pernah disampaikan itu ditindaklanjuti atau tidak oleh pihak KPK. "Saya tidak tahu apakah informasi atau data itu disampaikan penyelidik ke pimpinan atau tidak," ucapnya.
Polemik uang muka dari SBY kepada Anas Urbaningrum untuk membeli mobil itu muncul ketika Firman Wijaya selaku kuasa hukum Anas Urbaningrum mengungkapnya ke publik pada Jumat lalu. Namun, kalangan Partai Demokrat ramai-ramai langsung membantahnya.
Berita:
Istana bantah uang muka Harrier Anas dari SBY
(kur)