SBY langgar aturan kampanye, Bawaslu harus bersikap
Jum'at, 28 Maret 2014 - 06:02 WIB
SBY langgar aturan kampanye, Bawaslu harus bersikap
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai telah melakukan pelanggaran aturan atau etika berkampanye, karena menggunakan fasilitas negara untuk aktivitas kampanye.
Hal tersebut dikatakan Anggota DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Dia berharap agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berani mengidentifikasi pelanggaran yang dilakukan SBY, serta menjatuhkan sanksi kepada Partai Demokrat.
"Tentu saja Bawaslu harus menyikapi hal ini (pelanggaran). Kalau Bawaslu tidak bersikap, Bawaslu akan dinilai diskriminatif dan tidak independen," kata Bamsoet lewat rilisnya kepada Sindonews, Kamis 27 Maret 2014.
Politikus Partai Golkar ini menegaskan, kalau Bawaslu diskriminatif, itu bisa menjadi benih-benih kecurangan dalam Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
"Saya melihat SBY telah menunggangi agenda kegiatan kepresidenan untuk melakukan kampanye bagi kepentingan Partai Demokrat," ungkapnya.
Seperti diketahui SBY terbang ke Lampung untuk melakukan kampanye Partai Demokrat. Perjalanan SBY ini dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat dibiayai negara. Bahkan, selama berkampanye, SBY didampingi beberapa menteri non-partai.
Busyro sindir SBY pakai fasilitas negara dalam berkampanye
Hal tersebut dikatakan Anggota DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Dia berharap agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berani mengidentifikasi pelanggaran yang dilakukan SBY, serta menjatuhkan sanksi kepada Partai Demokrat.
"Tentu saja Bawaslu harus menyikapi hal ini (pelanggaran). Kalau Bawaslu tidak bersikap, Bawaslu akan dinilai diskriminatif dan tidak independen," kata Bamsoet lewat rilisnya kepada Sindonews, Kamis 27 Maret 2014.
Politikus Partai Golkar ini menegaskan, kalau Bawaslu diskriminatif, itu bisa menjadi benih-benih kecurangan dalam Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
"Saya melihat SBY telah menunggangi agenda kegiatan kepresidenan untuk melakukan kampanye bagi kepentingan Partai Demokrat," ungkapnya.
Seperti diketahui SBY terbang ke Lampung untuk melakukan kampanye Partai Demokrat. Perjalanan SBY ini dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat dibiayai negara. Bahkan, selama berkampanye, SBY didampingi beberapa menteri non-partai.
Busyro sindir SBY pakai fasilitas negara dalam berkampanye
(maf)