Saling sindir antar capres itu bagian demokrasi

Kamis, 27 Maret 2014 - 17:58 WIB
Saling sindir antar...
Saling sindir antar capres itu bagian demokrasi
A A A
Sindonews.com - Kritik dan serangan dari lawan politik terus dilayangkan terhadap bakal calon presiden yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo alias Jokowi. Serangan dan kritikan tajam paling sering dilontarkan oleh calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Namun pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendry Satriyo mengatakan, saling sindir antar calon presiden adalah bagian dari demokrasi.

"Saling sindir antara capres adalah sesuatu yang wajar. Ini memperlihatkan aura kompetisi. Ini menjadi wajar selama sindiran tidak menjurus ke arah suku, agama dan ras. Tren demokrasi saat ini sangat menarik dan lucu, banyak istilah-istilah baru yang muncul, misalnya capres boneka, capres beruang, capres berkuda, dan beberapa capres yang lainnya," kata Hendry, Kamis (27/3/2014).

Seperti diketahui, Jokowi sendiri memilih diam dan tak meladeni serangan-serangan politik yang dilontarkan Prabowo. Namun Hendry menilai sikap diam Jokowi justru akan merugikan diri sendiri.

"Karena informasi yang disampaikan sepihak, dan belum tentu benar atau kebohongan, akan terpatri di kepala masyarakat," imbuh Hendry.

Praktisi komunikasi Maria Dinarti Inke Maris juga menganggap serangan Prabowo ke Jokowi hal yang wajar. Serangan-serangan politik tersebut merupakan bagian dari demokrasi. "Apa yang disampaikan Prabowo sah-sah saja. Masyarakat juga harus diajari untuk menilai seseorang atau calon presiden dari prestasinya seperti keberhasilannya memimpin daerah," tutupnya.

Berbeda dengan Hendry, Inke Maris menilai, bukan Jokowi yang akan dirugikan atas serangan Prabowo, namun sebaliknya. Menurutnya, sebagian besar masyarakat Indonesia tidak bisa menerima cara yang menjelek-jelekkan orang lain. "Jokowi menanggapi masalah dengan cukup bijak, sehingga hal ini (malah) akan merugikan Prabowo," katanya.
(hyk)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Infografis
Hadapi Serangan Israel,...
Hadapi Serangan Israel, Iran dan Rusia Janji Saling Membantu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved