Kasus Anas, Demokrat tegaskan SBY siap diperiksa KPK
Sabtu, 22 Maret 2014 - 15:00 WIB
Kasus Anas, Demokrat tegaskan SBY siap diperiksa KPK
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mulai menyeret keluarga Cikeas kepusaran sejumlah kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satunya dengan menyerahkan data dana kampanye Pilpres 2009 ke KPK.
Bahkan melalui kuasa hukumnya, mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu menyebut uang muka pembelian mobil Toyota Harrier berasal dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman mengatakan tidak khawatir dengan serangan yang disampaikan pihak Anas Urbaningrum. Hayono juga menegaskan, SBY siap memberi keterangan kepada penyidik KPK jika dibutuhkan.
"Beliau sudah pernah memberikan klarifikasi, dan saya pikir akan senang memberikan klarifikasi apabila diminta KPK," kata Hayono di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (22/3/2014).
Anggota komisi I DPR ini menambahkan SBY adalah warga negara yang taat hukum. Maka sudah menjadi kewajiban baginya untuk memenuhi panggilan KPK dalam mendukung berjalannya proses penegakkan hukum.
"Kapan saja apakah sebagai presiden maupun sebagai mantan presiden, beliau siap memberikan klarifikasi untuk mendukung kinerja pemberantasan korupsi," ucapnya.
Berita:
Anas serahkan data dana Pilpres 2009 ke KPK
Bahkan melalui kuasa hukumnya, mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu menyebut uang muka pembelian mobil Toyota Harrier berasal dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman mengatakan tidak khawatir dengan serangan yang disampaikan pihak Anas Urbaningrum. Hayono juga menegaskan, SBY siap memberi keterangan kepada penyidik KPK jika dibutuhkan.
"Beliau sudah pernah memberikan klarifikasi, dan saya pikir akan senang memberikan klarifikasi apabila diminta KPK," kata Hayono di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (22/3/2014).
Anggota komisi I DPR ini menambahkan SBY adalah warga negara yang taat hukum. Maka sudah menjadi kewajiban baginya untuk memenuhi panggilan KPK dalam mendukung berjalannya proses penegakkan hukum.
"Kapan saja apakah sebagai presiden maupun sebagai mantan presiden, beliau siap memberikan klarifikasi untuk mendukung kinerja pemberantasan korupsi," ucapnya.
Berita:
Anas serahkan data dana Pilpres 2009 ke KPK
(kur)