Angkat semangat Gus Dur, kampanye PKB berjalan mulus
Rabu, 19 Maret 2014 - 20:23 WIB
Angkat semangat Gus Dur, kampanye PKB berjalan mulus
A
A
A
Sindonews.com - Masa kampanye hari ketiga Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk membangkitkan pemikiran KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
"Kita di sini untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan Gus Dur. Walaupun beliau sudah tiada, kita punya kewajiban meneruskannya. Jangan lupa coblos nomor dua pada 9 April nanti,” ajak Juru Kampanye PKB Ahmad Dhani, dihadapkan ribuan orang yang hadir dalam acara Konser Rakyat PKB, di Lapangan Rempoah Baturraden, Kabupaten Banyumas, Rabu (19/3/2014).
Menimpali keterangan Dhani, Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar menambahkan, pesan Gus Dur semasa hidup ada tiga gal. Pertama mengatasi kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan penegakan hukum tanpa pandang bulu.
"Bersama calon Presiden kami, Mahfud MD, penegakan hukum akan jaya. Pemilu 2014, PKB bangkit, PKB akan menjadi gajah yang mengubah Indonesia," tegas Cak Imin.
Tekad melahirkan pemimpin yang berjiwa bersih juga terlontar dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Menurutnya, Indonesia butuh pemimpin yang tidak hanya bersih, tapi juga harus mampu membersihkan. Serta, mampu menegakkan keadilan tanpa pandang bulu, negara kaya rakyat miskin, karena banyak pemimpin membeli jabatan.
"Jangan saudara mau menjual suara, seumpama ada ya ambil, tetapi milihnya PKB, karena PKB membawa amanah negara yang aman sejahtera dan damai. Pemilu yang akan datang PKB sebagai wadah resmi, sebagai tangan politik NU. Oleh karena itu, PKB menyiapkan pemimpin yang benar," tegas Mahfud dilanjutkan salawat Badar.
Lagu wajib PKB ini, selain menyatukan visi juga berdoa agar lahir pemimpin indonesia yang baldatun warobbun ghofur.
Sementara itu, Ketua Umum Fatayat NU Ida Fauziyah siap mengawal PKB meraih target suara. Begitu pula pengasuh PP Assalafiyah, Luwungragi, Brebes, KH Subhan Mamun serta Ketua DPW PKB KH Yusuf Khudori turut mengajak masyarakat berpartisipasi memenangkan PKB.
"PKB adalah satu-satunya partai yang dilahirkan NU, maka kami ajak seluruh warga NU, Muslimat, Fatayat, Ansor untuk mengawal anak kandungnya sendiri untuk memilih PKB. Wajib bagi warga NU, pada 9 April pilih PKB, meskipun diimingi-imingi duit tetap pilih PKB. Kemudian 9 Juli Prof Mahfud MD akan kita usung bersama ke istana," ungkapnya.
"Kita di sini untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan Gus Dur. Walaupun beliau sudah tiada, kita punya kewajiban meneruskannya. Jangan lupa coblos nomor dua pada 9 April nanti,” ajak Juru Kampanye PKB Ahmad Dhani, dihadapkan ribuan orang yang hadir dalam acara Konser Rakyat PKB, di Lapangan Rempoah Baturraden, Kabupaten Banyumas, Rabu (19/3/2014).
Menimpali keterangan Dhani, Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar menambahkan, pesan Gus Dur semasa hidup ada tiga gal. Pertama mengatasi kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan penegakan hukum tanpa pandang bulu.
"Bersama calon Presiden kami, Mahfud MD, penegakan hukum akan jaya. Pemilu 2014, PKB bangkit, PKB akan menjadi gajah yang mengubah Indonesia," tegas Cak Imin.
Tekad melahirkan pemimpin yang berjiwa bersih juga terlontar dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Menurutnya, Indonesia butuh pemimpin yang tidak hanya bersih, tapi juga harus mampu membersihkan. Serta, mampu menegakkan keadilan tanpa pandang bulu, negara kaya rakyat miskin, karena banyak pemimpin membeli jabatan.
"Jangan saudara mau menjual suara, seumpama ada ya ambil, tetapi milihnya PKB, karena PKB membawa amanah negara yang aman sejahtera dan damai. Pemilu yang akan datang PKB sebagai wadah resmi, sebagai tangan politik NU. Oleh karena itu, PKB menyiapkan pemimpin yang benar," tegas Mahfud dilanjutkan salawat Badar.
Lagu wajib PKB ini, selain menyatukan visi juga berdoa agar lahir pemimpin indonesia yang baldatun warobbun ghofur.
Sementara itu, Ketua Umum Fatayat NU Ida Fauziyah siap mengawal PKB meraih target suara. Begitu pula pengasuh PP Assalafiyah, Luwungragi, Brebes, KH Subhan Mamun serta Ketua DPW PKB KH Yusuf Khudori turut mengajak masyarakat berpartisipasi memenangkan PKB.
"PKB adalah satu-satunya partai yang dilahirkan NU, maka kami ajak seluruh warga NU, Muslimat, Fatayat, Ansor untuk mengawal anak kandungnya sendiri untuk memilih PKB. Wajib bagi warga NU, pada 9 April pilih PKB, meskipun diimingi-imingi duit tetap pilih PKB. Kemudian 9 Juli Prof Mahfud MD akan kita usung bersama ke istana," ungkapnya.
(san)