Prabowo bolehkan pendukung ambil duit caleg hasil korupsi
Selasa, 18 Maret 2014 - 09:03 WIB
Prabowo bolehkan pendukung ambil duit caleg hasil korupsi
A
A
A
Sindonews.com - Sulitnya membendung praktik politik uang dalam perpolitikan di Indonesia sampai-sampai membuat Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto membolehkan pendukungnya mengambil uang dari caleg yang didapat dari hasil korupsi uang rakyat.
Saat berorasi di hadapan seribuan massa yang memadati Lapangan Kapten Wagimin Tabanan, Prabowo menyoroti soal anggaran yang setiap tahunnya mengalami kebocoran. Prabowo mengutarakan, demokrasi saat ini adalah kleptokrasi, yang berarti demokrasi maling.
"Bukan rakyat yang berkuasa, melainkan maling. Lihat saja anggaran Indonesia setiap tahun bocor Rp1000 triliun rupiah karena penguasanya banyak yang maling," tudingnya di Tabanan, Bali, Senin 17 Maret 2014.
Diapun lantas mengulang membacakan sajak berjudul 'Santun', yang menggambarkan bagaimana pejabat di negeri ini harus pintar berbohong. Karenanya, ia mengimbau massa kalau ditawari uang oleh caleg, silakan ambil saja karena itu uang rakyat yang dikorupsi.
"Ambil uangnya coblos sesuai hati nurani. Kalau ingin perubahan yang lebih baik ya pilih Gerindra," tegas mantan Danjen Kopassus ini disambut applaus massa.
Saat Prabowo orasi, massa banyak yang berada di pinggir lapangan berteduh dari gerimis. Beberapa kali terdengar petir saat Prabowo orasi. Namun ketika hujan deras, massa yang semula berada di depan panggung banyak yang berlarian ke pinggir lapangan untuk berteduh di bawah pohon dan rumah penduduk.
Massa yang hadir ribuan, namun tidak semuanya masuk ke lapangan. Banyak yang berkeliaran di jalan karena sebagian kendaraan bus ada yang di parkir di Taman Makam Pahlawan Pancakatirta dan Gedung Mario.
Saat berorasi di hadapan seribuan massa yang memadati Lapangan Kapten Wagimin Tabanan, Prabowo menyoroti soal anggaran yang setiap tahunnya mengalami kebocoran. Prabowo mengutarakan, demokrasi saat ini adalah kleptokrasi, yang berarti demokrasi maling.
"Bukan rakyat yang berkuasa, melainkan maling. Lihat saja anggaran Indonesia setiap tahun bocor Rp1000 triliun rupiah karena penguasanya banyak yang maling," tudingnya di Tabanan, Bali, Senin 17 Maret 2014.
Diapun lantas mengulang membacakan sajak berjudul 'Santun', yang menggambarkan bagaimana pejabat di negeri ini harus pintar berbohong. Karenanya, ia mengimbau massa kalau ditawari uang oleh caleg, silakan ambil saja karena itu uang rakyat yang dikorupsi.
"Ambil uangnya coblos sesuai hati nurani. Kalau ingin perubahan yang lebih baik ya pilih Gerindra," tegas mantan Danjen Kopassus ini disambut applaus massa.
Saat Prabowo orasi, massa banyak yang berada di pinggir lapangan berteduh dari gerimis. Beberapa kali terdengar petir saat Prabowo orasi. Namun ketika hujan deras, massa yang semula berada di depan panggung banyak yang berlarian ke pinggir lapangan untuk berteduh di bawah pohon dan rumah penduduk.
Massa yang hadir ribuan, namun tidak semuanya masuk ke lapangan. Banyak yang berkeliaran di jalan karena sebagian kendaraan bus ada yang di parkir di Taman Makam Pahlawan Pancakatirta dan Gedung Mario.
(kri)