Hanura anggap semua parpol adalah saudara
Senin, 17 Maret 2014 - 16:32 WIB
Hanura anggap semua parpol adalah saudara
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Wiranto menyatakan, bila Hanura tidak menerapkan strategi khusus untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 9 April mendatang.
Pasalnya, Partai Hanura tidak menganggap bila pemilu ini bagaikan medan pertempuran yang harus membunuh lawan-lawannya. Menurut Wiranto, Hanura menganggap semua partai politik (parpol) yang ikut dalam pemilu seluruhnya adalah saudara.
Sehingga Partai Hanura lebih mementingkan persaudaraan untuk tetap menjaga persatuan bangsa. "Tidak ada strategi khusus hadapi ini (pemilu). Kita ini bukan perang. Kita bersaudara semuannya, membangun Indonesia damai tapi berkualitas," kata Wiranto, seusai kampanye terbuka di Alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (17/3/2014).
Tak hanya itu, Wiranto pun tidak menganggap semua partai peserta pemilu nanti adalah lawan berat. Karena hakikatnya, pemilu tersebut tidak bisa disamakan dengan orang berkelahi atau berhantam. "Semua tidak ada lawan berat. Karena kita semua bukannya seperti orang berhantam. Tapi kita semua bersama-sama membangun untuk negeri ini," ujarnya.
Untuk itulah, Calon Presiden (Capres) Hanura ini meminta kadernya, jangan melihat partai lain sebagai lawan yang harus dilawan. Meski banyak di antara masyarakat Indonesia yang merasa sakit hati dengan kepemimpinan partai tertentu.
Tapi ungkap Wiranto, sesuatu kemustahilan menjalankan satu negara tanpa parpol. "Partai Hanura memandang semua partai adalah saudara. Karena Partai Hanura menyadari Indonesia memang terbentuk dari perbedaan-perbedaan," papar mantan Panglima TNI ini.
Satu hal ditegaskan Wiranto, kekuasaan bukan ditangan partai politik. Tapi kekuasaan ada ditangan rakyat. Partai politik hanya bisa memberikan gagasan untuk pembangunan Indonesia ke depan, keputusan ada di tangan rakyat.
"Saya meyakini bahwa di setiap parpol ada putra terbaik bangsa yang bercita-cita sama dengan Partai Hanura untuk bangsa Indonesia," pungkasnya.
Pasalnya, Partai Hanura tidak menganggap bila pemilu ini bagaikan medan pertempuran yang harus membunuh lawan-lawannya. Menurut Wiranto, Hanura menganggap semua partai politik (parpol) yang ikut dalam pemilu seluruhnya adalah saudara.
Sehingga Partai Hanura lebih mementingkan persaudaraan untuk tetap menjaga persatuan bangsa. "Tidak ada strategi khusus hadapi ini (pemilu). Kita ini bukan perang. Kita bersaudara semuannya, membangun Indonesia damai tapi berkualitas," kata Wiranto, seusai kampanye terbuka di Alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (17/3/2014).
Tak hanya itu, Wiranto pun tidak menganggap semua partai peserta pemilu nanti adalah lawan berat. Karena hakikatnya, pemilu tersebut tidak bisa disamakan dengan orang berkelahi atau berhantam. "Semua tidak ada lawan berat. Karena kita semua bukannya seperti orang berhantam. Tapi kita semua bersama-sama membangun untuk negeri ini," ujarnya.
Untuk itulah, Calon Presiden (Capres) Hanura ini meminta kadernya, jangan melihat partai lain sebagai lawan yang harus dilawan. Meski banyak di antara masyarakat Indonesia yang merasa sakit hati dengan kepemimpinan partai tertentu.
Tapi ungkap Wiranto, sesuatu kemustahilan menjalankan satu negara tanpa parpol. "Partai Hanura memandang semua partai adalah saudara. Karena Partai Hanura menyadari Indonesia memang terbentuk dari perbedaan-perbedaan," papar mantan Panglima TNI ini.
Satu hal ditegaskan Wiranto, kekuasaan bukan ditangan partai politik. Tapi kekuasaan ada ditangan rakyat. Partai politik hanya bisa memberikan gagasan untuk pembangunan Indonesia ke depan, keputusan ada di tangan rakyat.
"Saya meyakini bahwa di setiap parpol ada putra terbaik bangsa yang bercita-cita sama dengan Partai Hanura untuk bangsa Indonesia," pungkasnya.
(maf)