Andi: Fee Hambalang muncul sebelum saya jadi menteri
Senin, 17 Maret 2014 - 12:47 WIB
Andi: Fee Hambalang muncul sebelum saya jadi menteri
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng membeberkan mengenai konsep fee dalam proyek Sport Center Hambalang Bobor Jawa Barat.
Dijelaskan Andi, penjanjian fee proyek Hambalang sudah muncul sebelum dirinya menjabat sebagai Menpora. Hal itu, kata Andi terungkap dari keterangan manajer Pemasaran PT Adhi Karya Devisi Konstruksi M. Arief Taufiqurrahman.
"Konsep fee sebenarnya telah muncul jauh sebelumnya yakni pada September 2009, sebelum saya jadi menpora konsep fee itu sudah beredar," kata Andi saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (17/3/2014).
Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) M Arief jumlah fee masih berkisar angka 7-8 persen. Namun, angka fee itu terus berkembang sampai satu tahun kemudian.
"Pada keterangan Wafid Muharram (mantan Sesmenpora) angka itu berbeda-beda yaitu 15 dan 18 persen. Bagaimana semua ini dijelaskan," kata Andi.
Mantan sekretaris majelis tinggi Partai Demokrat ini menanbahkan, masih penasaran dan terus mencari tahu mengenai fee dari proyek Hambalang. Menurutnya, PT Adhi Karya sebagai pemenang tender juga tidak sepakat dengan adanya fee.
"Dari penjelasan mereka, terlihat bahwa PT Adhi Karya keberatan dengan permintaan fee 18 persen," tegas Andi.
Baca berita:
Andi Mallarangeng perkaya diri lewat Choel
Dijelaskan Andi, penjanjian fee proyek Hambalang sudah muncul sebelum dirinya menjabat sebagai Menpora. Hal itu, kata Andi terungkap dari keterangan manajer Pemasaran PT Adhi Karya Devisi Konstruksi M. Arief Taufiqurrahman.
"Konsep fee sebenarnya telah muncul jauh sebelumnya yakni pada September 2009, sebelum saya jadi menpora konsep fee itu sudah beredar," kata Andi saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (17/3/2014).
Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) M Arief jumlah fee masih berkisar angka 7-8 persen. Namun, angka fee itu terus berkembang sampai satu tahun kemudian.
"Pada keterangan Wafid Muharram (mantan Sesmenpora) angka itu berbeda-beda yaitu 15 dan 18 persen. Bagaimana semua ini dijelaskan," kata Andi.
Mantan sekretaris majelis tinggi Partai Demokrat ini menanbahkan, masih penasaran dan terus mencari tahu mengenai fee dari proyek Hambalang. Menurutnya, PT Adhi Karya sebagai pemenang tender juga tidak sepakat dengan adanya fee.
"Dari penjelasan mereka, terlihat bahwa PT Adhi Karya keberatan dengan permintaan fee 18 persen," tegas Andi.
Baca berita:
Andi Mallarangeng perkaya diri lewat Choel
(kri)