Usia tidak masalah, yang penting dinamis
Minggu, 16 Maret 2014 - 11:37 WIB
Usia tidak masalah, yang penting dinamis
A
A
A
Sindonews.com - Usia tidak menjadi ukuran kualitas seorang calon presiden (capres). Terpenting capres harus seorang yang dinamis dan bersih.
Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens mengatakan, capres dari tokoh muda bagus, tapi tokoh tua juga tidak masalah. "Untuk jadi capres tidak harus tokoh muda karena usia saja tidak cukup. Untuk menjadi calon presiden yang diperlukan adalah orangnya harua dinamis, bersih dan berfikir jernih," kata Boni, Minggu (16/3/2014).
Menurut dia, banyak tokoh yang berusia tua juga yang bagus dan layak jadi capres. "Tapi mereka ini tidak diberi ruang atau kesempatan oleh partai politik," ungkapnya.
Calon anggota legislatif dari derah pemilihan Jawa Tengah 7, Andi Azwan mengatakan capres harus tokoh yang bisa mengayomi dan memperhatikan kepentingan rakyatnya. "Usia tua ataumuda sebenarnya tidak masalah," ungkap Alumni Universitas Intramuros, Manila.
Andi Azwan menambahkan, tokoh muda memang lebih baik karena bisa bergerak lebih cepat dalam mengambil keputusan. Namun, tetap harus memiliki pengalaman yang cukup untuk memimpin negara ini."Siapapun calon presidennya dan berapapun usianya, yang paling penting adalah bisa membuat perubahan di negara ini menjadi lebih baik," katanya.
Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens mengatakan, capres dari tokoh muda bagus, tapi tokoh tua juga tidak masalah. "Untuk jadi capres tidak harus tokoh muda karena usia saja tidak cukup. Untuk menjadi calon presiden yang diperlukan adalah orangnya harua dinamis, bersih dan berfikir jernih," kata Boni, Minggu (16/3/2014).
Menurut dia, banyak tokoh yang berusia tua juga yang bagus dan layak jadi capres. "Tapi mereka ini tidak diberi ruang atau kesempatan oleh partai politik," ungkapnya.
Calon anggota legislatif dari derah pemilihan Jawa Tengah 7, Andi Azwan mengatakan capres harus tokoh yang bisa mengayomi dan memperhatikan kepentingan rakyatnya. "Usia tua ataumuda sebenarnya tidak masalah," ungkap Alumni Universitas Intramuros, Manila.
Andi Azwan menambahkan, tokoh muda memang lebih baik karena bisa bergerak lebih cepat dalam mengambil keputusan. Namun, tetap harus memiliki pengalaman yang cukup untuk memimpin negara ini."Siapapun calon presidennya dan berapapun usianya, yang paling penting adalah bisa membuat perubahan di negara ini menjadi lebih baik," katanya.
(dam)