Meski modal cekak, caleg ini pantangan ke dukun

Kamis, 13 Maret 2014 - 16:15 WIB
Meski modal cekak, caleg...
Meski modal cekak, caleg ini pantangan ke dukun
A A A
Sindonews.com - Tri Wahyudi Ari Setiawan merupakan salah satu dari beberapa caleg yang tidak percaya paranormal. Caleg dari Partai Nasdem ini memilih untuk mendayagunakan potensinya dalam meraih simpati masyarakat di Dapil 4 DPRD Jawa Timur yang meliputi Kabupaten Jember dan Lumajang.

"Yang penting usaha untuk menarik simpati. Ke Dukun atau Paranormal memang tidak saya lakukan. Meski saya punya background bersinggungan dengan dunia-dunia seperti ini," kata pria yang akrab disapa Yudi, saat berbincang-bincang dengan wartawan, di Surabaya, Kamis (13/3/2014).

Maklum saja, pria berusia 36 tahun itu pernah berkecimpung sebagai penulis di sebuah media klenik di Surabaya. Namun, saat memilih peruntungan sebagai caleg, caleg nomer 9 ini tidak memanfaatkan jaringannya tersebut. Padahal, list rekening dana kampanye yang diserahkannya ke KPU Jawa Timur hanya sebesar Rp15 juta.

"Saya percaya saja dan berusaha. Jika nanti tidak jadi, ya mungkin belum waktunya. Insya Alloh pileg tahun depan akan mencoba lagi. Yang terpenting saat ini adalah memberikan pemahaman kepada konstituen," ujar pria yang berprofesi sebagai wartawan online ini.

Salah satunya, adalah setiap seminggu sekali sejak pencalonan, pria berkepala pelontos ini aktif terun ke sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Tempursari, Klakah Rejo, Minak Koncar, dan lain-lain.

Senada dikatakan Caleg PKB untuk DPRD Kota Surabaya Yetty Indarwati Nillu. Perempuan ini mengaku tidak percaya dukun untuk pencalegkannya. Caleg nomer 10 ini lebih melakukan sentuhan fisik dengan berdialog dengan sejumlah konstituen.

"Belum ada pembuktian bahwa masyarakat mencoblos itu karena pengaruh klenik. Saya lebih efektif bertemu sambil ngobrol di warung kopi. Termasuk membangun ikatan emosional," kata Yetty.

Yetty juga merupakan caleg yang bermodal cekak. Dia bermodalkan dana kampanye sebesar Rp40 juta yang terdaftar di KPU. Caleg Dapil 1 DPRD Kota SUrabaya yang meliputi wilayah Kecamatan Tegalsari, Simokerto, Gubeng, Genteng, Krembangan, dan Bubutan, ini lebih memilih jika ada uang digunakan untk bertemu dengan konstituen.

"Lebih efektif uang itu digunakan makan-makan di warung bersama konstituen daripada harus digunakan untuk membayar dukun atau paranormal," tukasnya.
(san)
Berita Terkait
PAN Maros Mulai Membuka...
PAN Maros Mulai Membuka Pendaftaran Calon Legislatif
Gelora Makassar Jaring...
Gelora Makassar Jaring Bakal Calon Legislatif Via Daring
Pendaftaran Bakal Calon...
Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif Dibuka KPU Mulai Besok
Pendaftaran Bakal Calon...
Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif Dibuka KPU Mulai Besok
Rakor DPW DIY, TGB:...
Rakor DPW DIY, TGB: Perindo Harus Jaring Calon Legislatif Berkualitas
DPW Partai Perindo Sumsel...
DPW Partai Perindo Sumsel Perkuat Barisan, Jaring Calon Anggota Legislatif
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved