MUI: Caleg ke paranormal jangan dipilih
Kamis, 13 Maret 2014 - 14:44 WIB
MUI: Caleg ke paranormal jangan dipilih
A
A
A
Sindonews.com - Banyak cara dilakukan calon legislatif agar terpilih. Salah satunya, datang ke paranormal.
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur M Yunus menganggap tindak tersebut bukan contoh yang baik bagi rakyat.
Kata Yunus, sikap tersebut menunjukkan kebingungan dari seorang caleg yang menganggap pergi ke Paranormal dapat menyeleseikan masalah.
"Bukan contoh yang baik itu (pergi ke paranormal). Seharusnya mereka berusaha memberikan pemahaman politik kepada konstituennya," kata M Yunus, Kamis (13/3/2104).
Selain itu, lanjutnya, pergi ke paranormal adalah bentuk ketidakpercayaan kepada diri sendiri dan Tuhan.
MUI mengimbau agar dalam pileg nanti, rakyat memilah dan memilih caleg yang amanah dan mampu memperjuangkan aspirasi rakyat. Termasuk, caleg yang berahlakhul karimah. "Jangan sampai salah pilih karena menyangkut nasib dan masa depan sebuah negara," ujarnya.
Kepada parpol, MUI juga mengimbau memberikan pembekalan mental spiritualitas yang cukup bagi calegnya. Sehingga, upaya-upaya pergi ke paranormal dan money politic tidak akan terjadi. Belum lagi, dampak psikologis ketika caleg tersebut tidak terpilih.
"Pernah ada caleg yang stres gara-gara kalah dalam pileg. Jika mental dan spiritualitasnya baik tentu tidak sampai begitu. Saya juga bagi para caleg untuk tidak menggunakan money politik. Karena jika terpilih tentu akan ada niata untuk mengembalikan modal dan ketikda gagal pasti akan stres karena sudah habis banyak," tukasnya.
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur M Yunus menganggap tindak tersebut bukan contoh yang baik bagi rakyat.
Kata Yunus, sikap tersebut menunjukkan kebingungan dari seorang caleg yang menganggap pergi ke Paranormal dapat menyeleseikan masalah.
"Bukan contoh yang baik itu (pergi ke paranormal). Seharusnya mereka berusaha memberikan pemahaman politik kepada konstituennya," kata M Yunus, Kamis (13/3/2104).
Selain itu, lanjutnya, pergi ke paranormal adalah bentuk ketidakpercayaan kepada diri sendiri dan Tuhan.
MUI mengimbau agar dalam pileg nanti, rakyat memilah dan memilih caleg yang amanah dan mampu memperjuangkan aspirasi rakyat. Termasuk, caleg yang berahlakhul karimah. "Jangan sampai salah pilih karena menyangkut nasib dan masa depan sebuah negara," ujarnya.
Kepada parpol, MUI juga mengimbau memberikan pembekalan mental spiritualitas yang cukup bagi calegnya. Sehingga, upaya-upaya pergi ke paranormal dan money politic tidak akan terjadi. Belum lagi, dampak psikologis ketika caleg tersebut tidak terpilih.
"Pernah ada caleg yang stres gara-gara kalah dalam pileg. Jika mental dan spiritualitasnya baik tentu tidak sampai begitu. Saya juga bagi para caleg untuk tidak menggunakan money politik. Karena jika terpilih tentu akan ada niata untuk mengembalikan modal dan ketikda gagal pasti akan stres karena sudah habis banyak," tukasnya.
(lns)