Jelang pileg, jasa paranormal 'laris manis'
Rabu, 12 Maret 2014 - 11:10 WIB
Jelang pileg, jasa paranormal 'laris manis'
A
A
A
Sindonews.com -Jelang perhelatan pemilihan legeslatif (Pileg) 9 April mendatang, jasa paranormal 'laris manis'. Setidaknya, ada beberapa caleg yang mendatangi paranormal untuk meminta bantuan agar bisa duduk sebagai wakil rakyat baik di DPRD, DPRD Provinsi hingga DPR RI.
Seperti yang dituturkan oleh Ki Agung Joko, paranormal asal Pasuruan. Pria ini mengaku, ada beberapa caleg yang mendatanginya menjelang pileg. Rata-rata, mereka meminta bantuan pengawalan secara gaib saat pileg. Ki Agung mengaku, karena dimintai tolong maka ia pun menyanggupinya untuk memberikan pengawalan gaib.
Meski demikian, ia tidak mematok tarif untuk pengawalan gaib itu. Biasanya, para caleg ini memberikan uang muka sebagai tanda jadi atas kesepakatan pengawalan itu.
"Para caleg biasanya memberikan uang muka dan menjanjikan uang tambahan jika nantinya benar-benar terpilih," kata Ki Agung ketiks ditemui di Surabaya, Rabu (12/3/2014).
Senada dikatakan Ki Sabdo Jagad Royo, paranormal asal Kedung Klinter, Surabaya. Sejak tiga bulan lalu memang ada beberapa caleg yang bertamu ke rumahnya.
"Tujuan kedatangannya semua hampir sama, yakni ingin terpilih menjadi legislatif pada pemilihan 9 April mendatang," katanya.
Sejauh ini sejumlah caleg, baik yang 'berkantong tebal' hingga caleg 'berkantong cekak' pun diterima. Namun, demikian ada perhatian khusus bagi caleg yang menaruh perhatian kepada rakyat. Karena, sebagai paranormal tentu punya mata batin tersendiri.
Ki Sabdo sendiri memiliki asumsi bahwa caleg dengan kantung tebal akan cenderung melakukan politik uang dalam pileg. Nah, ketika sudah terpilih akan melakukan segala cara untuk mengembalikan modal pencalonannya itu.
"Kami sepakat mengawal caleg kelas bawah yang benar-benar peduli kepada rakyat. Kalau caleg kelas atas dan melakukan money politik akan cenderung mencari kembalian modal ketika sudah terpilih," tukas anggota Paguyupan Paranormal se-Jawa Timur ini.
Baik Ki Sabdo dan Ki Agung enggan menyebutkan nama-nama sejumlah caleg yang mendatanginya itu.
Seperti yang dituturkan oleh Ki Agung Joko, paranormal asal Pasuruan. Pria ini mengaku, ada beberapa caleg yang mendatanginya menjelang pileg. Rata-rata, mereka meminta bantuan pengawalan secara gaib saat pileg. Ki Agung mengaku, karena dimintai tolong maka ia pun menyanggupinya untuk memberikan pengawalan gaib.
Meski demikian, ia tidak mematok tarif untuk pengawalan gaib itu. Biasanya, para caleg ini memberikan uang muka sebagai tanda jadi atas kesepakatan pengawalan itu.
"Para caleg biasanya memberikan uang muka dan menjanjikan uang tambahan jika nantinya benar-benar terpilih," kata Ki Agung ketiks ditemui di Surabaya, Rabu (12/3/2014).
Senada dikatakan Ki Sabdo Jagad Royo, paranormal asal Kedung Klinter, Surabaya. Sejak tiga bulan lalu memang ada beberapa caleg yang bertamu ke rumahnya.
"Tujuan kedatangannya semua hampir sama, yakni ingin terpilih menjadi legislatif pada pemilihan 9 April mendatang," katanya.
Sejauh ini sejumlah caleg, baik yang 'berkantong tebal' hingga caleg 'berkantong cekak' pun diterima. Namun, demikian ada perhatian khusus bagi caleg yang menaruh perhatian kepada rakyat. Karena, sebagai paranormal tentu punya mata batin tersendiri.
Ki Sabdo sendiri memiliki asumsi bahwa caleg dengan kantung tebal akan cenderung melakukan politik uang dalam pileg. Nah, ketika sudah terpilih akan melakukan segala cara untuk mengembalikan modal pencalonannya itu.
"Kami sepakat mengawal caleg kelas bawah yang benar-benar peduli kepada rakyat. Kalau caleg kelas atas dan melakukan money politik akan cenderung mencari kembalian modal ketika sudah terpilih," tukas anggota Paguyupan Paranormal se-Jawa Timur ini.
Baik Ki Sabdo dan Ki Agung enggan menyebutkan nama-nama sejumlah caleg yang mendatanginya itu.
(lns)