Pesan Mahfud MD soal hakikat pluralisme

Minggu, 09 Maret 2014 - 20:16 WIB
Pesan Mahfud MD soal...
Pesan Mahfud MD soal hakikat pluralisme
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengajak ribuan kaum Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Kendal untuk tidak menyalah artikan pluralisme.

Hal tersebut disampaikan saat acara istigasah di Pondok Pesantren Miftahul Huda Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.

"Pluralisme itu bukan membenarkan semua agama, tapi sikap toleransi terhadap perbedaan agama. Sehingga dapat saling menghargai, ya kerukunan ini bisa terjaga," ujar Mahfud MD, Kendal, Minggu (9/3/2014).

Dalam acara yang diselenggarakan Jamaah Thoriqoh Idaroh Syu'biyah Kabupaten Kendal tersebut, dia juga menyampaikan bahwa pentingnya membangun negara melalui nilai-nilai ahlussunah wal jamaah. Hal ini untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang aman, adil dan sejahtera.

"Kalau negara selalu dihiasi dengan konflik agama, maka negara bisa bubar. Padahal untuk menjalankan ibadah agama perlu negara yang merdeka, saling menghargai, dan tidak saling mengganggu. Maka pluralisme perlu supaya baldatun thoyyibatun warobbul ghafur," tukasnya.

Pluralisme sendiri, kata Mahfud, sudah diperjuangkan Presiden RI ke empat, Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Menurutnya, Gus Dur adalah salah satu tokoh NU yang giat menyuarakan pluralisme demi menjaga tatanan konsep hidup bernegara.

Untuk itu, dia berpesan kepada kader NU yang terjun di dunai politik supaya tetap mengusung nilai-nilai ajaran ahlussunah wal jamaah. "Perbedaan itu ciptaan Allah, sehingga kita tidak bisa memaksakan orang lain untuk sama dengan kita. Maka, kita perlu menghargai dan menghormati perbedaan itu," terangnya.

Berita:
HT dapat penghargaan tokoh pluralisme
(kur)
Berita Terkait
Selamat untuk Nahdlatul...
Selamat untuk Nahdlatul Ulama!
Jembatan Peradaban Nahdlatul...
Jembatan Peradaban Nahdlatul Ulama
Visi Nahdlatul Ulama...
Visi Nahdlatul Ulama Abad Kedua
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul...
Kemesraan Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama, Bagaimana Memahaminya?
Nahdlatul Ulama Akan...
Nahdlatul Ulama Akan Bangun Peradaban dari Lautan
Berita Terkini
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved