Menghargai jasa mantan presiden, tidak dengan pemborosan anggaran

Rabu, 05 Maret 2014 - 22:32 WIB
Menghargai jasa mantan...
Menghargai jasa mantan presiden, tidak dengan pemborosan anggaran
A A A
Sindonews.com - Penilaian soal pemborosan anggaran untuk menambah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Grup D terus dilontarkan beberapa kalangan.

Misalnya, seperti yang diungkapkan mantan Anggota DPD RI, Subardi yang menilai, tidak perlu ada grup khusus untuk mengawal mantan presiden dan mantan wapres.

“Rakyat memang harus menghargai jasa-jasa mereka, tapi untuk itu tidak perlu pengamanan yang berlebihan. Biarkan saja rakyat yang menjaga mereka, tidak perlu senjata atau militer, yang diperlukan adalah nilai-nilai solidaritas, kebersamaan,” kata Subardi, Rabu (5/3/2014).

Untuk pembentukan grup baru ini pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar. Alokasi anggaran puluhan miliar itu dinilai kurang tepat mengingat masih banyak sektor yang masih memerlukan anggaran.

“Ini buang-buang uang. Jelas ini pemborosan, yang seharusnya diamankan adalah negara dan rakyat. Jika negara sudah kuat dan keamanan negara sudah diciptakan, semua mantan petinggi negara tidak perlu dikawal khusus. Kita hormati mereka, tetapi lebih bagus mengurusi rakyat,” sesalnya.

Sementara itu, mantan Pangdam Iskandar Muda Supiadin Aris Saputra menilai, pembentukan Grup D ini memang sudah diatur oleh undang-undang. “Dari dulu memenag sebenarnya sudah ada pasukan yang menjaga mantan presiden dan mantan wakil presiden, namun jumlahnya hanya sedikit, itu pun diambil dari grup yang sudah ada”, ujar mantan Pangdam IX Udayana ini.

Supiadin menambahkan, pembentukan Grup D ini secara kebutuhannya sangat bagus, karena tugasnya jelas. Jika ada grup khusus yang bertugas untuk menjaga mantan presiden dan wakil presiden, grup yang lain bisa bertugas sesuai dengan fungsi masing-masing.

Baca berita:
Eks Panglima TNI anggap wajar pembentukan Paspampres Grup D
(kri)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved