Di Kendal, dana kampanye PDIP paling besar
Selasa, 04 Maret 2014 - 19:22 WIB
Di Kendal, dana kampanye PDIP paling besar
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kendal menjadi partai peserta Pemilu 2014 paling kaya dibandingkan 11 partai lain. Partai berlambang kepala banteng ini melaporkan dana kampanye tahap kedua ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal sebesar Rp882.006.450.
Ketua KPU Kendal Wahidin Said, mengatakan 12 parpol peserta Pemilu 2014 sudah melaporkan dana kampanye tahap kedua. Rata-rata jumlah dana kampanye tahap kedua yang dilaporkan lebih banyak ketimbang pada kampanye tahap pertama.
"Berdasarkan laporan dana kampanye tahap kedua, yang paling banyak adalah PDIP, yaitu Rp 882.006.450. Sedangkan PKPI yang paling sedikit, yaitu Rp 8.075.000," katanya, Selasa (4/3/2014).
Dia mengungkapkan, pelaporan dana kampanye tahap kedua Partai Nasdem Rp62.875.000, PKB sebesar Rp 565.158.000, PKS Rp 400.850.000, Partai Golkar Rp 517.304.000, dan Partai Gerindra Rp 503.143.875. Sedangkan Partai Demokrat Rp 14.250.000, PAN Rp 650.056.883, PPP Rp 178.783.750, Partai Hanura Rp 149.035.300 dan PBB Rp 56.000.000.
"Terakhir yang melapor adalah Gerindra, hari Minggu (2/3) lalu jam 17.30 WIB. Jadi 12 parpol di Kendal sudah melapor semua," katanya.
Kendati demikian, dari 12 parpol masih ada yang perlu melakukan perbaikan karena beberapa persoalan teknis. Di antaranya laporan tersebut ditulis dengan tangan. Padahal laporan harus diketik menggunakan komputer.
Ketua KPU Kendal Wahidin Said, mengatakan 12 parpol peserta Pemilu 2014 sudah melaporkan dana kampanye tahap kedua. Rata-rata jumlah dana kampanye tahap kedua yang dilaporkan lebih banyak ketimbang pada kampanye tahap pertama.
"Berdasarkan laporan dana kampanye tahap kedua, yang paling banyak adalah PDIP, yaitu Rp 882.006.450. Sedangkan PKPI yang paling sedikit, yaitu Rp 8.075.000," katanya, Selasa (4/3/2014).
Dia mengungkapkan, pelaporan dana kampanye tahap kedua Partai Nasdem Rp62.875.000, PKB sebesar Rp 565.158.000, PKS Rp 400.850.000, Partai Golkar Rp 517.304.000, dan Partai Gerindra Rp 503.143.875. Sedangkan Partai Demokrat Rp 14.250.000, PAN Rp 650.056.883, PPP Rp 178.783.750, Partai Hanura Rp 149.035.300 dan PBB Rp 56.000.000.
"Terakhir yang melapor adalah Gerindra, hari Minggu (2/3) lalu jam 17.30 WIB. Jadi 12 parpol di Kendal sudah melapor semua," katanya.
Kendati demikian, dari 12 parpol masih ada yang perlu melakukan perbaikan karena beberapa persoalan teknis. Di antaranya laporan tersebut ditulis dengan tangan. Padahal laporan harus diketik menggunakan komputer.
(dam)