Karen bantah pernah dimintai THR oleh DPR
Selasa, 04 Maret 2014 - 15:38 WIB
Karen bantah pernah dimintai THR oleh DPR
A
A
A
Sindonews.com - Dirut Pertamina Karen Agustiawan mengaku tidak pernah dimintai uang untuk kepentingan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh oknum Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Saya tidak pernah diminta THR maupun untuk pengesahan APBNP, baik dari Komisi VII maupun dari Banggar," kata Karen di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (4/2/2014).
Karen dihadirkan sebagai saksi untuk mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Rudi Rubiandini, terdakwa dugaan suap di lingkungan SKK Migas.
Dalam keterangannya, Karen mengaku tidak bisa menjelaskan yang tidak pernah dialami. Menurutnya, selama menjadi Dirut Pertamina tidak pernah mengalami ada pemintaan THR.
"Selama ini memang tidak ada permintaan dari Komisi VII ke saya," tukasnya.
Karen menuturkan, mengetahui Rudi ditangkap oleh penyidik KPK dari pemberitaan media. Ia juga mengaku tidak mengetahui secara detail kasus yang menimpa Rudi.
"Saya baca dari media, terkait penerimaan gratifikasi. Detail penerimaannya tidak saya ikuti. Karena tidak ada kaitannya dengan Pertamina,"tukasnya.
Baca berita:
Karen akui ditelepon Rudi siapkan 'tutup kendang'
"Saya tidak pernah diminta THR maupun untuk pengesahan APBNP, baik dari Komisi VII maupun dari Banggar," kata Karen di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (4/2/2014).
Karen dihadirkan sebagai saksi untuk mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Rudi Rubiandini, terdakwa dugaan suap di lingkungan SKK Migas.
Dalam keterangannya, Karen mengaku tidak bisa menjelaskan yang tidak pernah dialami. Menurutnya, selama menjadi Dirut Pertamina tidak pernah mengalami ada pemintaan THR.
"Selama ini memang tidak ada permintaan dari Komisi VII ke saya," tukasnya.
Karen menuturkan, mengetahui Rudi ditangkap oleh penyidik KPK dari pemberitaan media. Ia juga mengaku tidak mengetahui secara detail kasus yang menimpa Rudi.
"Saya baca dari media, terkait penerimaan gratifikasi. Detail penerimaannya tidak saya ikuti. Karena tidak ada kaitannya dengan Pertamina,"tukasnya.
Baca berita:
Karen akui ditelepon Rudi siapkan 'tutup kendang'
(kri)