Karen akui ditelepon Rudi siapkan 'tutup kendang'
Selasa, 04 Maret 2014 - 14:46 WIB
Karen akui ditelepon Rudi siapkan 'tutup kendang'
A
A
A
Sindonews.com - Dirut Pertamina Karen Agustiawan bersaksi untuk mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, terdakwa kasus dugaan suap di lingkungan SKK Migas.
Dalam kesaksiannya, Karen mengaku pernah ditelepon oleh Rudi diminta menyiapkan uang. Yang diistilahkan 'tutup kendang' untuk keperluan rapat dengan DPR RI.
"Akan ada pengesahan APBNP tahun 2013 siang itu. Beliau menyampaikan buka kendang dari saya (Rudi), tutup kendang dari Pertamina," kata Karen saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (4/3/2014).
Awalnya, kata Karen, tidak mengerti maksud dari istilah 'buka dan tutup kendang', tapi kemudian Rudi menjelaskan. "Saya tidak tahu, dijelaskan oleh Pak Rudi, proses pengesahan APBNP," imbuhnya.
Karen mengungkapkan, Rudi meminta Pertamina menyiapkan uang USD150 ribu untuk tutup kendang. Dia mengaku tidak mengetahui 'buka dan tutup kendang' apakah untuk DPR atau Badan Anggaran (Banggar).
"Nilai bukanya USD150 ribu, tutupnya USD150 ribu," imbuhnya.
Namun, Karen mengaku, menolak memberikan permintaan Rudi yang diistilahkan dengan 'tutup kendang'. "Tidak, menurut saya pembiayaan Pertamina bukan dari APBN, pembiayaan dari hasil usaha sendiri," pungkasnya.
Baca berita:
Jhonny Allen & Sutan minta upeti ke anak buah Karen
Dalam kesaksiannya, Karen mengaku pernah ditelepon oleh Rudi diminta menyiapkan uang. Yang diistilahkan 'tutup kendang' untuk keperluan rapat dengan DPR RI.
"Akan ada pengesahan APBNP tahun 2013 siang itu. Beliau menyampaikan buka kendang dari saya (Rudi), tutup kendang dari Pertamina," kata Karen saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (4/3/2014).
Awalnya, kata Karen, tidak mengerti maksud dari istilah 'buka dan tutup kendang', tapi kemudian Rudi menjelaskan. "Saya tidak tahu, dijelaskan oleh Pak Rudi, proses pengesahan APBNP," imbuhnya.
Karen mengungkapkan, Rudi meminta Pertamina menyiapkan uang USD150 ribu untuk tutup kendang. Dia mengaku tidak mengetahui 'buka dan tutup kendang' apakah untuk DPR atau Badan Anggaran (Banggar).
"Nilai bukanya USD150 ribu, tutupnya USD150 ribu," imbuhnya.
Namun, Karen mengaku, menolak memberikan permintaan Rudi yang diistilahkan dengan 'tutup kendang'. "Tidak, menurut saya pembiayaan Pertamina bukan dari APBN, pembiayaan dari hasil usaha sendiri," pungkasnya.
Baca berita:
Jhonny Allen & Sutan minta upeti ke anak buah Karen
(kri)