Pengawasan lemah sebabkan plagiasi marak

Rabu, 19 Februari 2014 - 02:06 WIB
Pengawasan lemah sebabkan...
Pengawasan lemah sebabkan plagiasi marak
A A A
Sindonews.com - Plagiasi yang dilakukan akademisi disebabkan oleh pengawasan yang lemah. Padahal sudah ada sistem untuk memeriksa keabsahan suatu karya tulis.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Haryono Umar mengatakan, sebetulnya sudah ada sistem yang dapat memeriksa akurasi suatu tulisan yang dibuat oleh akademisi.
Namun tidak semua perguruan tinggi mempunyai sistem tersebut.

Padahal begitu penulis mengirim tulisan maka dapat diperiksa apakah konten tersebut sudah pernah ditulis atau tidak. “Semestinya ada quality control. Baik dari kampus maupun penulis supaya keduanya terlindungi,” kata Haryono ketika dihubungi wartawan, Selasa 18 Februari 2014.

Khusus mengenai plagiasi yang dilakukan Anggito Abimanyu yang tertulis di harian Kompas, dia menuturkan, meskipun media tidak mempunyai sistem pemeriksaan konten, semestinya penulis sudah jauh-jauh hari memeriksa kembali konten yang akan ditulisnya.

Terlepas dari itu semua, mantan petinggi KPK ini menegaskan, system pengawasan mesti diperkuat. Pasalnya, makin banyak akademisi yang melakukan plagiasi untuk mengejar gelar doktor ataupun mengirim tulisan untuk mempertahankan eksistensinya sebagai doktor.

Mengenai sanksi, Haryono menyerahkan segalanya kepada Universitas Gajah Mada (UGM). Kemendikbud sendiri akan menunggu hasil investigasi yang akan dilakukan kampus negeri di Yogyakarta itu.

Irjen menegaskan, jika memang terbukti bersalah maka statusnya sebagai dosen harus dicabut. Begitu pula berbagai tunjangan yang diberikan ke Anggito sebagai dosen juga dicabut.

Sedangkan untuk status PNSnya, dia menerangkan, meskipun terbukti bersalah namun status PNS Anggito masih tetap melekat. “Tidak mudah mencabut status PNS seseorang. Karena harus ada surat teguran dulu. Tidak bisa serta merta dicopot,” jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Kurang Tidur Sebabkan...
Kurang Tidur Sebabkan Tidak Bahagia dan Cemas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved