Indonesia perlu adopsi pendidikan multikultural

Rabu, 19 Februari 2014 - 00:21 WIB
Indonesia perlu adopsi...
Indonesia perlu adopsi pendidikan multikultural
A A A
Sindonews.com - Berjangkitnya wabah radikalisme di kalangan generasi muda dinilai mengancam prinsip kebhinekaan yang telah diletakkan para pendiri bangsa ini.

Pancasila sebagai tali perekat yang melahirkan Indonesia dirasakan semakin tidak dikenali sebagai warisan besar yang harus terus dilestarikan. Berbagai survei yang pernah dilakukan menunjukkan menguatnya gejala militansi keagamaan di kalangan muda. Kenyataan ini meresahkan, karena pemuda adalah tulang punggung masa depan bangsa. Oleh karena itu, Indonesia perlu mengadopsi pendidikan multikultural.

"Pendidikan multikultural penting untuk menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini. Indonesia tidak akan pernah ada tanpa budaya Bali, Batak, Minang, Dayak, Papua, dan sebagainya. Kemajemukan adalah modal perekat membangun kejayaan peradaban Indonesia," ujar Ali Masykur Musa, salah satu Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat, pada rangkaian kegiatan Konvensi di Denpasar Bali, Rabu (18/2/2014).

Cak Ali, panggilan akrabnya, menuturkan, kenaikan anggaran pendidikan harus diletakkan sebagai proses sosial untuk mencetak manusia Indonesia yang berbudaya dan arif menyikapi perbedaan dengan penuh toleransi.

Dia mengajak seluruh warga Indonesia, terutama para pemuda untuk mewarnai dan mengawal dinamika kebudayaan dengan memegang teguh Pancasila dan menjunjung kebhinekaan.

Dia juga berkomitmen meneruskan perjuangan almarhum Gus Dur yang konsisten membela prinsip-prinsip kemanusiaan sejati tanpa diskriminasi. "Saya terlahir dari Nahdlatul Ulama (NU). NU tegas menyatakan untuk berjuang sekuat tenaga mempertahankan konsensus kebangsaan kita. Karena itu, saya mendukung multikulturalisme masuk dalam materi ajar pendidikan nasional, agar generasi penerus menghayati prinsip kebhinekaan dan toleransi sejak dini," katanya.

Berita:
Misi utama Ali Masykur ikut Konvensi Demokrat
(dam)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved