Marzuki: Jokowi wakili demokrasi prosedural

Minggu, 16 Februari 2014 - 13:54 WIB
Marzuki: Jokowi wakili...
Marzuki: Jokowi wakili demokrasi prosedural
A A A
Sindonews.com - Elektabilitas dan popularitas Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) di berbagai lembaga survei tidak serta merta Jokowi dianggap sebagai pemimpin yang layak untuk memimpin Indonesia.

Wakil Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie mengatakan, ketokohan Jokowi yang tinggi di survei merupakan representasi demokrasi prosedural. Menurutnya, Jokowi harus membuktikan dari segi kualitas kepemimpinannya.

"Kami mau demokrasi yang subtansial, bukan prosedural. Kalo orang yang dihasilkan melalui survei itu demokrasi prosedural. Tapi kita inginkan kepemimpinan Indonesia berdasarkan demokrasi subtansial," kata Marzuki, di Galery Cafe, Taman Ismail Marzuki,Cikini, Menteng, Jakarta, Minggu (16/2/2014).

Alasan Marzuki mengatakan Jokowi mewakili Demokrasi prosedural, lantaran orang nomor 1 di DKI Jakarta tersebut belum bisa membuktikan dari segi gagasan kepemimpinan Indonesia.

Tuntutan seorang dikatakan layak untuk memimpin Indonesia bukan dari faktor popularitas di survei, melainkan wawasan perubahan bangsa.

Sehingga, menurut dia, ukuran subtansi demokrasi bukan dinilai seberapa besar tingkat elektabilitas dan popularitas seseorang. Tetapi dia mampu mengatasi persoalan bangsa.

"Kalau mau bicara elektalibtas, tidak jelas ukurannya seperti apa, gagasan-gagasannya seperti apa. Dia harus ngerti masalah (bangsa) disana," ujarnya.

Namun bagi Marzuki, dirinya tidak bisa menilai Jokowi orang yang pantas atau tidak untuk menjadi calon presiden mendatang. Sebab, penilian utama ada di masyarakat termasuk soal kinerja Jokowi sebagai Gubernur Jakarta.

"Ya kan kita tahu masih ada banjir, macet yang kita alami di Jakarta. Silakan media lihat itu, pertanyakan itu," tutupnya.
(ysw)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved