Survei, Demokrat partai paling krisis

Minggu, 09 Februari 2014 - 16:06 WIB
Survei, Demokrat partai...
Survei, Demokrat partai paling krisis
A A A
Sindonews.com - Berdasarkan salah satu hasil survei Political Communication Institute (Polcomm Institute), Partai Demokrat merupakan partai yang paling banyak diberitakan mengenai krisis dengan prosentase 34,2 persen. Hal itu dikarenakan kasus korupsi yang melilit kader-kader partai berlambang bintang segitiga tersebut.

"Disusul Partai Golkar dengan 24,3 persen karena kasus yang hampir serupa yakni korupsi," ujar Direktur Eksekutif Polcomm Institute, Heri Budianto, saat jumpa pers di WHIZ Hotel Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2014).

Kemudian, disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 20,3 persen. "Dan kemudian PDIP dengan 9,2 persen, lalu Partai Nasdem dengan 5,0 persen dikarenakan adanya konflik internal," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, krisis dengan magnitude besar yang dialami oleh partai politik mencuat sejak satu sampai dua tahun terakhir.

Ditambahkannya, hampir semua partai-partai politik peserta pemilihan umum (Pemilu), baik partai lama maupun partai baru mengalami krisis yang mengakibatkan guncangan organisasi, penilaian negatif dari publik hingga lunturnya kepercayaan publik (distrust).

"Distrust terhadap partai politik akan memicu terjadinya krisis yang berdampak terhadap proses politik dalam pemilu maupun pemilu kepala daerah (pemilukada)," imbuhnya.

Krisis, ujar dia, merupakan suatu kondisi dimana partai mengalami suatu permasalahan yang disebabkan oleh berbagai faktor. "Sejalan dengan potensi krisis yang dialami partai politik, Polcomm Institute melakukan survei terkait dengan persoalan tersebut," katanya.

Dia menjelaskan, ada dua metode riset yang dilakukan, yakni tahap pertama melakukan content analisis dan discourse analysis methods dengan tujuan menentukan isu atau wacana apa saja yang menyebabkan krisis suatu partai politik.

Selain itu, untuk menggambarkan penanganan krisis yang dilakukan oleh partai politik tersebut. "Tahap pertama ini secara khusus meneliti sebanyak 15 media massa yakni lima media cetak nasional, lima stasiun siaran televisi, dan lima media online," ucapnya.

Sedangkan tahap kedua melakukan survei di 15 kota besar di Indonesia, yakni Medan (Sumatera Utara), Pekanbaru (Riau), Palembang (Sumatera Selatan), Serang (Banten), Jakarta (DKI Jakarta), Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Yogyakarta (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), Pontianak (Kalimantan Barat), Balikpapan (Kalimantan Timur), Denpasar (Bali), Makassar (Sulawesi Selatan), Manado (Sulawesi Utara) dan Ambon (Maluku).

"Survei dilakukan mulai 20 Januari 2014 sampai 3 Februari 2014 dengan menggunakan teknik purposive sampling, penentuan responden berdasarkan kriteria tingkat pendidikan minimal SMA/SMU sederajat dan pengetahuan mengenai isu politik," ungkapnya.

Sedangkan Responden dalam penelitian ini sebanyak 1.000 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung kepada responden. "Tingkat kepercayaan survei ini sebesar 95 persen dan margin error sebesar lima persen," pungkasnya.

Baca berita:
Kasus korupsi gerogoti elektabilitas Demokrat
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved