Soal keamanan pemilu, KPU percayakan Polri
Jum'at, 07 Februari 2014 - 16:14 WIB
Soal keamanan pemilu, KPU percayakan Polri
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik menegaskan pihaknya mempercayakan aparat kepolisian untuk menangkal setiap gejala dan kerawanan yang berakibat konflik pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.
"Kami percaya Polri punya kemampuan karena mereka profesional di bidangnya," ujar Husni di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (7/2/2014).
Dia mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan perihal keamanan saat pemilu. Menurutnya, KPU fokus untuk menjaga partisipasi pemilih, serta mempersiapkan tahapan pemilu legislatif.
Untuk partisipasi pemilih, KPU mengaku tingkat pemilih bakal meningkat jika dibandingkan pemilu sebelumnya. Husni mengklaim sosialisasi pemilu terus dilakukan menjelang pemungutan suara digelar. "Dari hasil survei-survei yang ada itu sangat prospektif bahwa angka partisipasi itu akan lebih tinggi,"
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bekerja sama dengan Kepolisian daerah Metro Jaya melakukan simulasi pengamanan pemilu. Kegiatan itu dilakukan untuk mengantisipasi segala upaya yang menimbulkan ancaman saat pemilu.
Berita:
Kekhawatiran kisruh pemilu jangan berlebihan
"Kami percaya Polri punya kemampuan karena mereka profesional di bidangnya," ujar Husni di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (7/2/2014).
Dia mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan perihal keamanan saat pemilu. Menurutnya, KPU fokus untuk menjaga partisipasi pemilih, serta mempersiapkan tahapan pemilu legislatif.
Untuk partisipasi pemilih, KPU mengaku tingkat pemilih bakal meningkat jika dibandingkan pemilu sebelumnya. Husni mengklaim sosialisasi pemilu terus dilakukan menjelang pemungutan suara digelar. "Dari hasil survei-survei yang ada itu sangat prospektif bahwa angka partisipasi itu akan lebih tinggi,"
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bekerja sama dengan Kepolisian daerah Metro Jaya melakukan simulasi pengamanan pemilu. Kegiatan itu dilakukan untuk mengantisipasi segala upaya yang menimbulkan ancaman saat pemilu.
Berita:
Kekhawatiran kisruh pemilu jangan berlebihan
(dam)