KPU klaim jumlah DPT 185,6 juta jiwa
Kamis, 06 Februari 2014 - 18:45 WIB
KPU klaim jumlah DPT 185,6 juta jiwa
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim sudah merampungkan penghitungan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu Legislatif (Pileg).
Hal itu dikatakan Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah. Menurutnya, KPU akan mengumumkan jumlah DPT tersebut.
"DPT fiks di data kita (KPU), ada 185,6 juta pemilih. Akan kita plenokan sesegera mungkin dalam waktu dekat," kata Ferry Kurnia di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2014).
Ferry memastikan, data tersebut termasuk 10,4 juta pemilih bermasalah yang menjadi rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ditambah data dari Papua dan Papua Barat yang sebelumnya, diberitakan belum juga menyerahkan pemutakhiran DPT-nya.
"Sudah kita bersihkan, kita verifikasi datanya. Termasuk yang meninggal, anggota TNI atau Polri dan yang 10,4 juta nama tanpa NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan termasuk Papua. Jadi totalnya segitu (185,6 juta)," ungkapnya.
KPU belum bisa memastikan, apakah saat penetapan jumlah DPT tersebut akan mengajak partai politik (parpol) atau tidak. Sebab, fokus KPU masih harus berkoordinasi lagi dengan KPU daerah. "Ya nanti kita plenokan dulu di KPU, baru di pikirkan dengan parpol," ucapnya.
Sebelumnya, KPU tengah menetapkan DPT sebanyak 186.612.255 pemilih per tanggal 4 November 2013. DPT itu sudah termasuk 10,4 juta pemilih bermasalah, dan 54 ribu pemilih tanpa NIK.
Hal itu dikatakan Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah. Menurutnya, KPU akan mengumumkan jumlah DPT tersebut.
"DPT fiks di data kita (KPU), ada 185,6 juta pemilih. Akan kita plenokan sesegera mungkin dalam waktu dekat," kata Ferry Kurnia di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2014).
Ferry memastikan, data tersebut termasuk 10,4 juta pemilih bermasalah yang menjadi rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ditambah data dari Papua dan Papua Barat yang sebelumnya, diberitakan belum juga menyerahkan pemutakhiran DPT-nya.
"Sudah kita bersihkan, kita verifikasi datanya. Termasuk yang meninggal, anggota TNI atau Polri dan yang 10,4 juta nama tanpa NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan termasuk Papua. Jadi totalnya segitu (185,6 juta)," ungkapnya.
KPU belum bisa memastikan, apakah saat penetapan jumlah DPT tersebut akan mengajak partai politik (parpol) atau tidak. Sebab, fokus KPU masih harus berkoordinasi lagi dengan KPU daerah. "Ya nanti kita plenokan dulu di KPU, baru di pikirkan dengan parpol," ucapnya.
Sebelumnya, KPU tengah menetapkan DPT sebanyak 186.612.255 pemilih per tanggal 4 November 2013. DPT itu sudah termasuk 10,4 juta pemilih bermasalah, dan 54 ribu pemilih tanpa NIK.
(maf)