Pihak Erwiana sebut BNP2TKI lalai lindungi TKI

Rabu, 05 Februari 2014 - 18:02 WIB
Pihak Erwiana sebut...
Pihak Erwiana sebut BNP2TKI lalai lindungi TKI
A A A
Sindonews.com - Pihak tim kuasa hukum Erwiana Sulistiyaningsih (20) Tenaga Kerja Wanita (TKW) korban penyiksaan di Hong Kong, menyesalkan sikap Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang tidak mampu berbuat apa-apa.

Hal itu dikatakan Ketua tim kuasa hukum Erwiana dari LBH Yogyakarta Samsudin Nurseha. Menurutnya, sebagai badan yang dibentuk negara untuk melindungi dan pemantauan TKI dengan anggaran yang cukup besar, BNP2TKI melakukan pembiaran penyiksaan ini terjadi.

"BNP2TKI itu dibentuk untuk memonitoring TKI. Tapi kenapa BNP2TKI yang digelontorkan dana cukup besar, tapi kasus Erwiana masih bisa terjadi," kata Samsudin di Rumah Sakit Amal Sehat, Sragen, Jawa Tengah, Rabu (5/2/2014).

Menyangkut proses hukum, Samsudin Nurseha menegaskan, pihaknya telah bekerja sama dengan LBH Hong Kong untuk mengawal kasus Erwiana di Hong Kong hingga tuntas.

Pascapenyidikan yang dilakukan Kepolisian Hong Kong, LBH Erwiana di Hong Kong, langsung menindaklanjuti dengan merumuskan upaya hukum membawa majikan Erwiana ke perdata.

Di mana tuntutan Erwiana selain menjatuhkan hukuman setimpal untuk majikan Erwiana, juga mewajibkan sang majikan membayar seluruh hak Erwiana yang tidak dibayarkan.

"LBH di Hong Kong telah berkoordinasi dengan polisi, pascapenyidik, Kepolisian Hongkong minta agar Erwiana bisa dihadirkan. Hanya problemnya kondisi Erwiana belum sembuh benar, kita konsultasi dengan tim dokter, kapan bisa dihadirkan ke Hong Kong," ungkapnya.

Sedangkan di Indonesia, untuk mengantisipasi kemungkinan terjelek yang bisa saja menimpa, saat ini Erwiana berada di bawah perlindungan penuh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). "Selain itu, LPSK pun tetap memonitoring Erwiana hingga tuntas," pungkasnya.

Erwiana kapok jadi TKI
(maf)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved