Baru bayar Rp719 M, blokir aset Asian Agri dibuka

Kamis, 30 Januari 2014 - 15:34 WIB
Baru bayar Rp719 M,...
Baru bayar Rp719 M, blokir aset Asian Agri dibuka
A A A
Sindonews.com - Jaksa Agung Basrief Arief menegaskan Kejaksaan Agung (Kejagung) akan membuka seluruh aset milik Asian Agri Group (AAG) yang sebelumnya telah diblokir karena tidak membayar denda pidana perkara pajak sebesar Rp2,5 triliun.

Aset yang telah diblokir oleh Kejagung berupa tanah ribuan hektare di tiga provinsi yaitu, Sumatera Utara, Riau, dan Jambi, serta 19 pabrik kelapa sawit dengan total Rp5,3 triliun.

"Yang diblokir nanti akan kami buka. Sitaan itu upaya paksa, upaya paksa itu apabila upaya-upaya (eksekusi) tidak bisa dilakukan," kata Basrief dalam konferensi persnya di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2014).

Basrief menambahkan, niat baik AAG untuk membayar denda pidana pajak sebesar Rp2,5 triliun tersebut adalah sebuah prestasi, kendati pihak AAG baru membayar Rp719 miliar dan masih kurang Rp1,9 triliun.

"Niat baik Asian Agri itu prestasi yang harus dihargai," kata Basrief.

Untuk diketahui, 14 perusahaan yang tergabung dalam Asian Agri Group sebagaimana putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap terdakwa Suwir Laut diharuskan membayar denda Rp2,5 triliun. Kejagung telah melakukan pelacakan aset dan menyita tanah ribuan hektare yang berada di tiga provinsi yaitu, Sumut, Riau, dan Jambi.

Selaku eksekutor, Kejagung juga menemukan 19 pabrik sawit di tiga provinsi tersebut. Total aset yang berpotensi disita dalam rangka upaya eksekusi mencapai Rp5,3 triliun.

Namun diketahui, Asian Agri mengagunkan aset milik negara berupa hak guna usaha (HGU) di Credit Suisse Bank milik pemerintah Swiss, di London, Inggris.

Kejagung tidak dapat menjelaskan aset-aset apa saja yang disimpan Asian Agri di London dan siapa pihak yang menjaminnya. Diketahui, total agunan di London sebesar USD125 juta.

Pembayaran denda Asian Agri dicicil
(dam)
Berita Terkait
Asian Agri Bantu Masyarakat...
Asian Agri Bantu Masyarakat Desa Cegah Pandemi Covid-19
Industri Sawit Tahan...
Industri Sawit Tahan Banting di Tengah Pandemi Covid-19
Laporan Pandawa Agri...
Laporan Pandawa Agri 2023 Dorong Transformasi Sektor Pertanian
Inovasi Digital Membentuk...
Inovasi Digital Membentuk Masa Depan Industri Sawit
Dari Kebun ke Energi...
Dari Kebun ke Energi Masa Depan: Asian Agri dan Apical Soroti Manfaat Kelapa Sawit
Asian Agri Tingkatkan...
Asian Agri Tingkatkan Penghasilan Petani Dua Kali Lipat Lewat Replanting
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved