Pemecatan Pasek ekspresi fobia elite Demokrat

Kamis, 23 Januari 2014 - 07:11 WIB
Pemecatan Pasek ekspresi...
Pemecatan Pasek ekspresi fobia elite Demokrat
A A A
Sindonews.com - Pemecatan Gede Pasek Suardika dari Partai Demokrat dinilai telah melanggar kebebasan berserikat sebagai prinsip dasar demokrasi. Apalagi, jika pemecatan mantan anggota Komisi III dan Komisi IX DPR karena alasan subjektif.

"Jika ada sekelompok orang dengan mengatasnamakan lembaga memecat seseorang karena pertimbangan yang condong subyektif, maka di situ ada pelanggaran serius terhadap prinsip kebebasan tersebut," ujar Peneliti Senior Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus ketika dihubungi Sindonews, Kamis (23/1/2014).

Ia melihat, kasus pemecatan Pasek ini sebagai salah satu cara Partai Demokrat untuk mengukuhkan kekuasaan elite partai yang sekarang memimpin.

"Cara paling aman dari ancaman perpecahan dalam tubuh partai tentu dengan menyingkirkan kader-kader yang potensial menjadi ancaman kenyamanan elite Partai Demokrat dalam memimpin," tandasnya.

Selain itu, kata Lucius, alasan lain pemecatan itu merupakan ekspresi fobia elite Partai Demokrat yang merasa terancam dengan kelompok lain yang sebelumnya pernah bergabung dengan partai berlambang bintang segitiga ini.

"Fobia ini nampak ditunjukkan oleh elite Partai Demokrat ketika berhadapan dengan PPI-nya Anas. Reaksi berlebihan kerap ditunjukkan oleh elite Partai Demokrat ketika PPI melakukan sesuatu," ujarnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Gede Pasek dari keanggotaan di Komisi IX DPR.

Ia diberhentikan karena dinilai telah melanggar pakta integritas dan kode etik partai berlogo bintang segitiga itu. Tak sampai di situ, mantan Ketua Komisi III DPR ini juga dipecat dari keanggotaan Partai Demokrat.

Baca berita:
KPU akan tindak lanjuti surat keberatan pemecatan Pasek
Pasek nilai surat pemecatannya tak sesuai prosedur
Syarief Hasan: Pemecatan Pasek sesuai AD/ART
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Infografis
Pasukan Elite Yahalom...
Pasukan Elite Yahalom Israel Ingin Taklukkan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved