Terzalimi, keluarga larang Anas makan & minum pemberian KPK
Jum'at, 10 Januari 2014 - 21:07 WIB
Terzalimi, keluarga larang Anas makan & minum pemberian KPK
A
A
A
Sindonews.com - Pihak keluarga melarang Anas Urbaningrum untuk menerima makanan dan minuman yang akan diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.
"Sampai saat ini, kami masih meyakini kalau Mas Anas itu bersih. Untuk itu, kami akan menjaga makan dan minumnya Mas Anas. Jangan sampai makan dan minum dari pemberian KPK," kata Fungsionaris PPI Denny Hariyatna di Markas PPI, Duren Sawit,Jakarta Timur, Jumat (10/1/2014).
Denny menambahkan, sampai saat ini pihak keluarga Anas juga masih meyakini Anas sedang dizalimi oleh kelompok-kelompok tertentu yang sejak awal memang ingin menjebloskan Anas ke penjara. "Kita tahu kalau Mas Anas terzalimi," pungkas Denny.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, tersangka kasus proyek Sport Center Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Anas keluar dari Gedung KPK Jumat (10/1/2014) sekira pukul 18.45 WIB. Dia langsung mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye.
Namun, Anas tampak santai menyikapi penahanan dirinya. Melihat ratusan awak media yang menunggunya di depan Gedung KPK, Anas banyak mengumbar senyum. Tak tampak raut muka cemas di wajahnya.
Sebelum memasuki mobil tahanan KPK, Anas masih menyempatkan diri memberikan keterangan. Sekira tiga menit ia mengungkapkan perihal pemeriksaan dan penahanannya. Usai memberi keterangan, Presidium PPI ini langsung digiring menuju mobil tahanan KPK yang sudah dijaga ketat oleh pihak kepolisian.
Baca berita:
Keluarga nilai penahanan Anas sarat muatan politis
"Sampai saat ini, kami masih meyakini kalau Mas Anas itu bersih. Untuk itu, kami akan menjaga makan dan minumnya Mas Anas. Jangan sampai makan dan minum dari pemberian KPK," kata Fungsionaris PPI Denny Hariyatna di Markas PPI, Duren Sawit,Jakarta Timur, Jumat (10/1/2014).
Denny menambahkan, sampai saat ini pihak keluarga Anas juga masih meyakini Anas sedang dizalimi oleh kelompok-kelompok tertentu yang sejak awal memang ingin menjebloskan Anas ke penjara. "Kita tahu kalau Mas Anas terzalimi," pungkas Denny.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, tersangka kasus proyek Sport Center Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Anas keluar dari Gedung KPK Jumat (10/1/2014) sekira pukul 18.45 WIB. Dia langsung mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye.
Namun, Anas tampak santai menyikapi penahanan dirinya. Melihat ratusan awak media yang menunggunya di depan Gedung KPK, Anas banyak mengumbar senyum. Tak tampak raut muka cemas di wajahnya.
Sebelum memasuki mobil tahanan KPK, Anas masih menyempatkan diri memberikan keterangan. Sekira tiga menit ia mengungkapkan perihal pemeriksaan dan penahanannya. Usai memberi keterangan, Presidium PPI ini langsung digiring menuju mobil tahanan KPK yang sudah dijaga ketat oleh pihak kepolisian.
Baca berita:
Keluarga nilai penahanan Anas sarat muatan politis
(kri)