Malaysia wajibkan TKI pakai kartu biometric

Sabtu, 11 Januari 2014 - 05:02 WIB
Malaysia wajibkan TKI...
Malaysia wajibkan TKI pakai kartu biometric
A A A
Sindonews.com - Malaysia secara sepihak mewajibkan semua pekerja asing untuk memakai kartu tanda pengenal. Namun, pihak Indonesia belum mendapat keterangan resmi mengenai hal itu.

Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Agusdin Subiantoro menyesalkan mengapa Malaysia memaksakan kartu yang dinamakan kartu biometric tanpa ada pemberitahuan resmi ke negara-negara penempatan. Bahkan sampai saat ini belum ada surat resmi dari Malaysia yang menjelaskan mengenai kartu tersebut.

“Itu baru program sepihak. Padahal Malaysia wajib mensosialisasikan dulu ke negara pengirim,” katanya ketika dihubungi SINDO, Jumat 10 Januari 2014.

Bahkan, Agusdin menyatakan, pihaknya mengetahui hal tersebut melalui media massa Malaysia. Dijelaskan, kartu tersebut seperti paspor yang harus dibawa kemana-mana. Ada sidik jari yang tertera di dalamnya. Berikut nama, jenis pekerjaan dan alamat mereka bekerja.

Dia menjelaskan, kartu tersebut rencananya akan terbagi menjadi enam warna yang dibedakan untuk masing-masing jenis pekerjaan. Berdasarkan data, pemerintah Malaysia mewajibkan semua pekerja asing untuk memakai kartu ini pada akhir tahun.

Kartu identitas biometric akan ditambahkan dengan fitur keamanan seperti barcode dan chip. Nantinya, biaya kepemilikan kartu biometric yang akan dikeluarkan Departemen Imigrasi itu harus ditanggung pekerja dan majikan.

Malaysia menegaskan, jika ada pekerja asing yang tidak memakai kartu tersebut akan langsung dideportasi, bahkan mereka tidak akan diizinkan lagi masuk ke Malaysia. Pemerintah Malaysia beralasan, sebelum ini jika dideportasi mereka dapat mengganti nama di negara asal dan datang kembali.

BNP2TKI pun mendesak pemerintah Malaysia segera menyosialisasikan kartu tersebut. Pasalnya, berdasarkan informasi Malaysia mengaku sudah memberitahukan kedutaan masing-masing negara tentang kartu dan ancaman deportasi tersebut.

“Ini baru sekadar informasi saja. Belum ada komunikasi antar negara. Padahal hal ini menyangkut nasib TKI kita di sana,” sesal Agusdin.

Sementara, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) mengaku masih berkoordinasi dengan pemerintah Malaysia terkait aturan yang mewajibkan semua pekerja asing memakai kartu tanda pengenal.

Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan, kartu biometric ini semacam cara baru yang dilakukan Malaysia untuk menseleksi pekerja asing yang legal. Sebab, selama ini Malaysia kebanjiran pekerja asing ilegal.

Baca berita:
Sekelumit permasalahan TKI di 2013
(kri)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved