Burhan: PAN sudah hilang spirit reformasinya

Sabtu, 04 Januari 2014 - 15:41 WIB
Burhan: PAN sudah hilang...
Burhan: PAN sudah hilang spirit reformasinya
A A A
Sindonews.com - Pengamat politik Burhanudin Muhtadi menilai, Partai PAN sudah hilang semangat (spirit) reformasinya. Partai bentukan tokoh reformasi Amin Rais itu, dianggap hilang daya kritisnya.

Apalagi, setelah bergabung menjadi mitra koalisi pemerintahan. Meski bukan satu-satunya partai yang lahir dari semangat reformasi, PAN yang notabene didirikan tokoh reformasi, kini cenderung bersikap 'intim' dengan partai penguasa.

"PAN kehilangan spirit reformasi terutama jika bersinggungan dengan kebijakan Demokrat," tutur Burhan, saat diskusi Polemik Sindo Radio, di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/1/2014).

Disisi lain, partai koalisi juga jarang berjalan seirama. Pasalnya, hanya partai loyal saja yang mendapat keuntungan dari koalisi tersebut.

Burhan menuturkan, lemahnya koalisi disebabkan karena Demokrat sebagai partai pengusung utama pemerintah tak pandai menjaga kepentingan bersama.

Kata dia, patron politik lebih utama ketimbang mengakomodir kebutuhan koalisi. "Menurut saya ada sebab karena memang kurang disiplinnya SBY sebagai patron koalisi," ungkapnya.

Sehingga, tambah dia, saat koalisi mengalami perbedaan sikap, dan cenderung terjadi pembangkangan pemerintah, terkesan tak ada kuasa untuk menghentikannya.

"Koalisi lebih sering ada duri dalam daging. Tidak ada sanksi yang diberikan kepada parpol yang berseberangan," ujarnya.

Seperti diketahui, partai koalisi yang diikat melalui Sekretaris gabungan(Setgab) belakangan mulai memudar. Sejumlah partai yang harusnya mendukung setiap kebijakan pemerintah, kini seakan mulai mengambil jarak dan jalan masing-masing.

Baca juga PAN tolak sistem dinasti.
(stb)
Berita Terkait
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
PAN Gelar Kongres ke-VI...
PAN Gelar Kongres ke-VI di Jakarta, Ini Harapan BM PAN
Musda PAN Tak Digelar...
Musda PAN Tak Digelar Serentak, Tahap Pertama Hanya 16 Daerah
PAN Didesak Percepat...
PAN Didesak Percepat Proses PAW Hanafi Rais
Pengamat Nilai Komunikasi...
Pengamat Nilai Komunikasi PAN Kedepankan Politik Kerukunan Bangsa
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved